Live Stream Bandung 132 TV


Kecam Aksi Bom Bunuh Diri, Kemenag Purwakarta Sampaikan Pentingnya Toleransi

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta, H. Munawir Sulaeman. (Foto: Gin/Jabarnews).

JABARNEWS | PURWAKARTA - Aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh oknum di depan Gereja Katedral Makassar yang terjadi beberapa waktu lalu, tentunya sangat tidak dibenarkan dalam agama manapun. Pasalnya setiap agama mengajarkan cinta kasih antar sesama.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta, H. Munawir Sulaeman, saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (31/3/2021).

Baca Juga:

Satgas: Perkembangan Covid-19 Minggu Lalu, Belum Tunjukan Efek Libur Mudik

Tim SAR Berhasil Evakuasi Delapan Nelayan di Perairan Nias Selatan



Dia menilai, tindakan tersebut telah mencederai usaha pemerintah untuk menciptakan kerukunan umat beragama, yang dilandasi oleh toleransi, kesetaraan, dan kerjasama.

"Kami, jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta mengecam keras perbuatan keji tersebut dan berharap di Kabupaten Purwakarta ini tidak terjadi hal yang demikian," tuturnya.

Munawir menambahkan, perbuatan radikal dan teroris tidak dibenarkan dan sejalan dengan norma agama apapun, termasuk agama Islam. Terlebih, aksi bom bunuh diri dilakukan saat umat Kristiani di Gereja tersebut melangsungkan ibadah.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Bom Bunuh Diri Kemenag Purwakarta Toleransi di Purwakarta Purwakarta Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi