JMN Channel


MUI Sebut Bom Bunuh Diri saat Kondisi Damai Hukumnya Haram, Tidak Syahid

Peristiwa Bom Bunuhdiri di Gereja Katedral Makassar. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa bunuh diri dengan membawa bom dalam kondisi atau daerah damai hukumnya haram dan bukan merupakan tindakan mencari kesyahidan.

"Tapi, merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya’su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs)," ujar Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2021)

Baca Juga:

Kota Bandung Hibahkan Bus ke Daarut Tauhid, Ini Kata Oded M Danial

Ternyata, Empat Jenis Makanan Ini Tidak Memiliki Masa Kadaluarsa



MUI menyatakan aksi bom bunuh diri maupun serangan yang menyebabkan kerusakan, hilangnya, maupun mengancam nyawa orang lain merupakan tindakan teror dan tidak sesuai dengan ajaran agama.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang menanggapi aksi teror beberapa waktu ini dan mempercayakan penyelesaian masalah kepada aparat yang berwenang.

"Mengajak semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dalam rangka pencegahan terkait dengan aksi-aksi kekerasan yang mengatasnamakan ideologi dan agama tertentu," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : MUI Bom Bunu Diri Syahid Majelis Ulama Indonesia Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

TNI Terus Bergerak Bagikan Sembako Untuk Masyarakat Purwakarta

Mengenal Ragam Manfaat Ruqyah Bagi Kesehatan Tubuh, Yuk Simak!

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi