Live Stream Bandung 132 TV


Marak Terorisme, ABPPTSI Jabar Minta Pancasila Dimasukkan Jadi Kurikulum Pendidikan

Ilustrasi terorisme. (Foto: Kata Data).

JABARNEWS | BANDUNG - Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Jawa Barat Sali Iskandar mengatakan, teroris marak karena pemahaman generasi muda (milenial) akan nilai nilai luhur pancasila sebagai jatidiri bangsa sudah kendor.

"Maraknya aksi aksi teror karena pasca reformasi, pemahaman nilai nilai pancasila sepertinya sudah mulai ditinggalkan," kata Sali, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga:

Soal Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan, Rizal Ramli: Sangat Tidak Manusiawi!

Dadang Supriatna Tetapkan Status Tanggap Darurat Jebolnya Tanggul Sungai Cisunggalah



Dia mengungkapkan, hal tersebut di atas karena pembelajaran mata pelajaran (mapel) pancasila sudah berkurang. "Ada kekosongan dari orde baru kepada orde reformasi. Nah ditengah tengahnya seperti kendang (gendang) ada kekosongan," ungkapnya.

Untuk itu, sudah saatnya pemerintah memasukkan kembali Pancasila, sebagai salah satu kurikulum pendidikan. Jadi, harus mulai koreksi diri.

"Saat lihat kekosongan itu. Aliran aliran lain masuk. Jadi kita harus koreksi diri. Seharusnya, jangan hanya lihat orde. Itu bermanfaat apa tidak," tuturnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Terorisme ABPPTSI Jabar Pancasila Jadi Kurikulum Pendidikan Kurikulum Pendidikan Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Puluhan Tahanan di Polres Majalengka Disuntik Vaksin Covid-19

BPSK Keluhkan Kesejahteraan dan Honor, Ini Kata DPRD Jabar

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi