Live Stream Bandung 132 TV


Pedagang di Pasar Desa Kertamukti KBB Keluhkan DP Kios, Belum Ada Kejelasan

Kondisi Pasar Desa Mekarmukti, Cihampelas, KBB, sudah tidak layak dan akan direvitalisasi, namun pedagang mengeluh karena DP tidak transparan. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG - Paran pedagang di Pasar Desa Mekarmukti, Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat( KBB), mempertanyakan kejelasan uang muka (DP) revitalisasi pasar. DP tersebut telah disetorkan, akan tetapi pembangunan pasar masih belum jelas.

Tercatat terdapat sebanyak 300 penjual di pasar tersebut yang sudah membayar DP sebesar 10 persen dari harga kios antara Rp30-60 juta. DP itu diserahkan oleh para pedagang pada tahun 2016 sehingga secara totalitas totalnya terkumpul dekat Rp2 miliar.

Baca Juga:

Puluhan Warga di Cianjur Alami Mual Muntah Usai Santap Olahan Kulit Sapi

Warga di Sukabumi Keracunan Usai Buka Puasa, Polisi Amankan Pedagang Es Cendol



"Total DP 30 persen dan yang sudah masuk 10 persen. Yang jadi pertanyaan kami (pedagang) DP yang 10 persen itu nggak ada buktinya dan sekarang kami harus menyiapkan DP kedua sebesar 20 persen," kata Ketua Paguyuban Pasar Desa Mekarmukti, Abah Subarjah seperti dilansir dari INews, Selasa (6/4/2021).

Ia menerangkan, DP tersebut dijanjikan oleh panitia pembangunan yang terdiri atas pemerintah desa serta pengembang buat disetorkan ke rekening bersama. Namun, sampai saat ini rekening bersama buat kepentingan pembangunan pasar itu tidak ada kejelasan.

"Pedagang ingin kejelasan soal DP pertama, mana rekening bersamanya? Sekarang kami diminta pindah ke tempat relokasi dan siapkan DP kedua 20 Persen%. Jadi, pengembang itu punya uang atau tidak buat bangun pasar?" tanyanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pedagang Pasar Desa Desa Kertamukti KBB Bandung Barat Kios Pasar Kertamukti Bandung Barat Jabarnews

berita terkait

Lapak PKL Di Bogor Dibongkar Satpol PP, Ini Penyebabnya

Tempat Wisata Lembang Akan Ditutup, Ini penyebabnya

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi