Live Stream Bandung 132 TV


Jawab Tuntutan Buruh Soal THR, Bupati Majalengka: Saya Minta Disekaliguskan

Bupati Majalengka Karna Sobahi disertai Sekda dan Kepala Dinas Tenaga Kerja tengah menerima para pendemo dari SPN dan FSPMI di Pendopo, Senin 12 April 2021. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | MAJALENGKA - Bupati Majalengka Karna Sobahi mengancam akan mencabut izin operasi perusahaan yang berani mencicil Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawannya. Ancaman Bupati itu sekaligus menjawab tuntutan buruh yang menggelar unjuk rasa ke Pendopo, Senin (12/4/2021).

Karna menegaskan, ada sejumlah tuntutan yang disampaikan para buruh saat mereka diberi kesempatan bertemu langsung dengan dirinya. Desakan agar THR tidak dicicil menjadi salah satu tuntutan mereka.

Baca Juga:

Gebyar HUT ke-60, Bank Bjb Banjiri Promo 60% Di 400 Merchant

Bank Bjb Komitmen Bantu BUMDes, Miliki Fasilitas Transaksi Digital



"Saya kira rasional tuntutannya. Masa sih hadiah Lebaran itu dicicil. Saya minta disekaliguskan," kata Karna.

Sebagai tindak lanjut dari pernyataan itu, Karna memastikan pihaknya akan mengirimkan surat langsung ke semua perusahaan yang ada di Majalengka. Sejumlah sanksi disiapkan bagi perusahaan yang kedapatan membandel.

"Nanti akan dibuat surat oleh Bupati. Ada sanksi sosial, administrasi juga. Bisa saja Bupati mencabut izinnya," ujar dia
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bupati Majalengka Buruh Majalengka Perusahaan Majalengka Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Polisi Ungkap Kenapa Bisa Rombongan Pemudik Lolos di Karawang

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi