Live Stream Bandung 132 TV


Covid-19 Bisa Bikin Pasien DBD di Cimahi Meninggal Dunia, Kenapa?

Ilustrasi- Nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan DBD. (Foto: Net)

JABARNEWS I CIMAHI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mencatat, ada empat anak di Kota Cimahi meninggal dunia dalam tiga bulan awal tahun 2021 karena penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD). 

Berdasarkan data Dinkes Kota Cimahi, total warga Kota Cimahi yang terkena DBD tahun ini sudah mencapai 37 kasus, di mana empat kasus di antaranya berakhir dengan meninggal dunia. 

Baca Juga:

Heboh! Soal Ujian SD di Cimahi Memuat Gambar Bumi Datar

Sah! Mudik Aglomerasi Juga Dilarang, Termasuk di Bandung Raya



Rinciannya, Januari 9 orang dimana 1 di antaranya meninggal dunia. Kemudian Februari ada 16 kasus, 2 di antaranya meninggal dunia, dan Maret ada 12 kasus, 1 di antaranya meninggal dunia. 

"Untuk kasusnya memang tidak tinggi, tapi memang fatality rate-nya naik. Sudah 4 pasien yang meninggal," ungkap Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Romi Abdurahkman, melalui staffnya Eka Febriana, Minggu (18/4/2021).

Angka kematian akibat sengatan nyamuk Aedes Aegypti itu menyamai jumlah tahun lalu, di mana sepanjang tahun 2020 ada empat pasien meninggal, dari total 428 warga Cimahi yang terkena DBD. 
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Cimahi DBD Aedes Aegypti Dinas Kesehatan PSN

berita terkait

Catat! Begini Ketentuan Sholat Idul Fitri di Kota Cimahi

Harga Daging Sapi Di Cimahi Akan Terus Naik, Prediksi Hingga H-3

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi