Live Stream Bandung 132 TV


Kisah Perjuangan Bocah Penjual Borondong Beledug, Nurzein Buat Dedi Mulyadi Kagum

Dedi Mulyadi saat bertemu dengan Nurzein. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | PURWAKARTA - Nurzein, seorang bocah berusia 14 tahun asal Cianjur yang harus banting tulang untuk menghidupi keluarganya dengan berjualan Borondong Beledug.

Nurzein sudah ditinggal ayahnya meninggal sejak masih berada di dalam kandungan dengan usia 3 bulan. Ibunya melahirkan Nurzein di rumah sang nenek.

Baca Juga:

Kabupaten Bekasi Tambah Anggaran Covid-19 Jadi Rp 158 Miliar, Ini Kata Bupati

Dongkrak Pendapatan Indramayu, Bank bjb Luncurkan E-Retribusi QRIS



Sebulan setelah melahirkan Nurzein, sang ibu pergi bekerja menjadi pembantu lalu menikah lagi. Setelah itu, Nurzein diurus oleh neneknya.

Setelah kelas 3 SD, Nurzein menjadi penjual makanan ringan seperti kacang polong dan lainnya. Dia berjualan cemilan itu sampai tamat SD.

Setelah tamat SD, Nurzein berjualan kerupuk yang dikirim dari bos kerupuk asal Cianjur. Dia berangkat dari rumahnya di Desa simpang, Kecamatan Pasir Kuda ke Kota Cianjur dengan menempuh perjalanan 3 jam naik mobil angkutan umum.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4 5
Tags : Dedi Mulyadi Bocah Penjual Borondong Beledug Nurzein DPR RI Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Ini Manfaat Teh Hitam Bagi Kesehatan, Diantaranya Bisa Cegah Kanker

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi