Live Stream Bandung 132 TV


Selama Ramadhan, Pendonor Darah di Cianjur Berkurang Sebanyak 50 Persen

Ilustrasi. (Foto: Net)

JABARNEWS | CIANJUR - Unit Donor Darah (UDD) PMI Cianjur, Jawa Barat, mencatat jumlah pendonor bekurang 50 persen selama Ramadhan. Sehingga berbagai upaya dilakukan, termasuk mengandalkan donor penganti dari keluarga pasien saat membutuhkan darah.

Wakil Kepala UDD PMI Cianjur, Susilawati di Cianjur Kamis (22/4) menjelaskan setiap bulan puasa tingkat pendonor memang menurun hingga 50 persen dibanding hari biasa. Kalau pada hari bisa didapat 50 kantong labu, saat ini hanya 25 kantong labu per hari.

Baca Juga:

Ridwan Kamil: Pemudik Kami Prioritaskan Melakukan Tes Covid-19

Hari Terakhir Penyekatan Mudik, Arus di Jalur Bandung-Garut Kembali Normal



"Ini fenomena tahunan, dimana sebagian besar pendonor menahah diri dengan alasan puasa, namun selama puasa tidak ada larangan untuk mendonorkan darah asal kondisi kesehatan pendonor stabil," katanya.

Ia menjelaskan, selama bulan puasa pendonor dapat datang pagi atau sore menjelang berbuka puasa karena UDD PMI Cianjur tetap buka seperti biasa. Bahkan bagi pendonor yang datang siang karena kebutuhan mendesak, tidak akan membatalkan puasa.

Sementara untuk menyiasati kekurangan darah selama bulan puasa, pihaknya merangkul komunitas dan kelompok pendonor yang ada serta mewajibkan keluarga pasien untuk membawa donor pengganti saat membutuhkan darah. "Donor pengganti cukup evektif dalam memenuhi kebutuhan darah yang tetap tinggi selama bulan puasa, namun jumlah pendonor menurun. Kami juga mengencarkan kegiatan donor darah ke komunitas dan kelompok pendonor setelah berbuka puasa," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PMI Cianjur Pendomnor Darah Kabupaten Cianjur Pemkab Cianjur jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi