Live Stream Bandung 132 TV


Kasus Penganiayaan di RS Siloam, Warga: Siapa Yang Gak Panik Lihat Anak Pendarahan

Tangkap layar video penganiayaan perawat di RS Siloam. (Foto: Istimewa).

"Saya teken pake tisu saat itu, saya gak sadar saat itu ternyata darahnya tiba-tiba sudah mengalir, sudah banyak. Nah, disitu saya mulai panik," kata Melisa dalam siaran Rosi: Save Perawat Indonesia di Kompas TV, Kamis (22/4/2021) malam.

Setelah melihat kondisi anaknya itu, kemudian Melisa langsung keluar untuk meminta bantuan ke suster atau perawat yang lain. Saat itu, Melisa langsung menemui kepala perawat dan kemudian ditanganinya.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Ratusan Preman di Sumatera Utara

Niat Ingin Ngamar, Empat Pasangan Malah Tidur di Polsek Tawang Tasikmalaya



"Langsung kepala perawatnya mengasih penanganan, kasih alkohol, dikasih kapas langsung ditempel biar darahnya berhenti, ditempel pake plester," ucapnya.

Setelah itu, Melisa langsung menelpon suaminya untuk memberitahu apa yang dialami anaknya. Ketika suaminya datang, Jason menanyakan apakah perawat yang bersangkutan merasa bersalah atas kejadian tersebut. Namun, disini awal mula keributan yang berujung penganiayaan itu terjadi, saat itu perawat menjawab bahwa dirinya tidak merasa bersalah.

Atas peristiwa tersebut, banyak respons dan tanggapan dari masyarakat, seperti yang dikatakan salah seorang warga di Kota Bandung, Wawan Supriatna (45). Menurutnya, apa yang dilakukan oleh orang tua anak tersebut merupakan hal yang spontan dan wajar karena melihat kondisi anaknya yang mengalami pendarahan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Kasus Penganiayaan Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi