Live Stream Bandung 132 TV


Waduh! Ratusan Pegawai Non ASN di Pangandaran Diputus Kontrak

Ilustrasi pegawai Non ASN diputus kontrak. (Foto: Fajar.co.id).

JABARNEWS | PANGANDARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran memutuskan kontrak sebanyak 244 pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) atau honorer. Salah satu alasan pemutusan kontrak tersebut lantaran beban APBD tahun 2021 untuk pembayaran pegawai non ASN terlalu tinggi.

Kepala Bidang Anggaran di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Idi Kurniadi mengatakan, jumlah beban biaya untuk pembayaran pegawai non ASN tahun 2021 mencapai Rp114.925.372.000,00.

Baca Juga:

Mengenal Ragam Jenis Sajadah Yang Nyaman Untuk Sholat

Ridwan Kamil: Pekan Ini Tidak Ada Zona Merah di Jawa Barat



"Sebelumnya pada tahun 2020 beban APBD untuk pembayaran pegawai non ASN Rp62.105.204.380,00," kata Idi, Jumat (30/4/2021).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menyampaikan bahwa jumlah pegawai non ASN tahun 2020 di Kabupaten Pangandaran tercatat sebanyak 4.863 orang.

"Dari 4.863 pegawai non ASN tersebut yang sudah memiliki Surat Perjanjian Kontrak (SPK) tercatat 4.471 orang dan sebanyak 392 belum SPK," ucap Dani.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pegawai Non ASN Pangandaran Diputus Kontrak Honorer Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Begini Cara Mendapatkan Kebahagiaan Bagi Seorang Muslim

Varian Delta Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan, Apa Benar?

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi