Live Stream Bandung 132 TV


Berikut Empat Syarat Dan Ketentuan Untuk Mengqodho Sholat Fardhu

Ilustrasi Mengqodho Sholat Fardhu (Foto: Istimewa)

1. Ikut Waktu Asal (Jumhur): Jumhur ulama di antaranya Mazhab Al-Hanafiyah, All-Malikiyah dan Al-Hanabilah sepakat bahwa jahr dan sirr dalam urusan shalat qadha mengikuti waktu asalnya.

2. Ikut Waktu Qadha (Asy-Syafi’iyah): Bacaan qadha salat dikeraskan apabila dikerjakan pada salat malam hari, dan dilirihkan bila dilakukan pada salat siang hari.

Baca Juga:

Gara-Gara Ulah Debt Collector, Leasing Digugat Milyaran Rupiah

Densus 88 Lakukan Operasi di Jabar, Terduga Teroris di Tasikmalaya Ditangkap



Kedua. Diurutkan - Rasulullah SAW melakukan qodho sholat sesuai urutan, yaitu mulai dari qodho sholat Dzhuhur, Ashar, Maghrib, dan terakhir Isya. Namun, sekarang ini para ulama tidak lagi mengharuskan qodho sholat dilakukan dengan secara berurutan.

Ketiga. Didahului Adzan dan Iqomah - Ulama Jumhur sepakat bahwa qodho sholat fardhu hukumnya tetap sunnah untuk didahului dengan adzan dan iqomah. Bila sholat yang dikerjakan terdiri dari beberapa sholat secara sekaligus, maka cukup dengan satu kali adzan namun setiap sholat harus dipisahkan dengan iqomah yang berbeda.

Keempat. Qodho Sholat Berjamaah - Melakukan qodho sholat secara berjamaah dibolehkan, bahkan hukumnya sunnah. Dalam cara qodho sholat fardhu, dibolehkan antara imam yang menebus sholat Ashar dengan makmum yang mengqodho sholat Dzhuhur dan Isya. Tetapi, tidak dibenarkan hukumnya bila seorang imam qodho sholat Dzhuhur, Ashar, atau Isya, dan makmumnya melaksanakan qodho sholat Subuh atau Maghrib. (Red)
Halaman sebelumnya  1 2
Tags : Syarat qodho Sholat Sholat Fardhu Sholat Wajib Ketentuan Mengqodo Sholat Qodho Sholat Jabarnews Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi