Live Stream Bandung 132 TV


Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Bupati Garut Kontradiksi Wujudkan Sikap Pancasilais

Penyegelan Masjid oleh Satpol atas pelarangan aktivitas dan pembangunan Masjid Ahmadiyah di Kampung Nyalindung, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | GARUT - Koalisi Masyarakat Sipil dan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) menyatakan intoleransi masih menjadi ancaman terbesar Pancasila, oleh karena itu, Ia meminta pemerintah untuk menjamin setiap warganya bisa beribadah kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai keyakinannya masing-masing.

Disorottinya bahwa, pada Hari Pancasila tahun ini diperingati, kasus intoleransi masih terus terjadi, salah satunya di Kabupaten Garut dimana Bupati mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 451.1/1605/Bakesbangpol tentang pelarangan aktivitas dan pembangunan Masjid Ahmadiyah di Kampung Nyalindung, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, yang diikuti penyegelan Masjid oleh Satpol PP pada 6 Mei 2021.

Baca Juga:

Pekerja Informal Di Jalan Kota Bandung, Dapat Bantuan Beras Paket 5kg

Bank Bjb Kembali Raih Penghargaan Prestisius Di Indonesia Financial Top Leader Award 2021



"Selain mencederai nilai-nilai Pancasila, apa yang dilakukan Bupati Garut turut ambil andil terhadap tindakan nya yang tidak sesuai dengan koridor kewenangannya, seperti diketahui bahwa Urusan Agama sepenuhnya adalah kewenangan Pemerintah Pusat. Sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 10 ayat (1) UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah," kata Koordinator Aliansi Masyarakat Sipil dan OBH Lasma Natalia, dalam keterangannya, Selasa (1/6/2021).

Hari Lahir Pancasila 1 Juni banyak diperingati dengan diskusi serta seminar kebangsaan. Namun di akar rumput, ada situasi yang menodai Pancasila dan luput dari perhatian. Maka, Direktur LBH Bandung tersebut juga mengajak masyarakat menjadikan Hari Pancasila sebagai momentum untuk untuk merefleksikan situasi kebangsaan, termasuk intoleransi. Karena itu dia menyerukan semangat toleransi antar-umat beragama sebagai cara menghidupkan Pancasila.

“Relevansinya dengan sekarang adalah semangat kemanusiaan, penghormatan terhadap HAM, termasuk kebebasan beragama dan berkeyakinan. Memanusiakan orang lain dengan bertoleransi merupakan sikap yang tepat dalam menghidupkan Pancasila,” ungkap Lasma.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Koalisi Masyarakat Sipil Organisasi Bantuan Hukum Hari Lahir Pancasila Hari Pancasila Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Ini Yang Akan Terjadi Jika Malas Ganti Celana Dalam Setelah Mandi

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi