JMN Channel


Nadiem Makarim: PTM Terbatas Saat Pandemi Tak Sama dengan Situasi Normal

Suasana simulasi persiapan PTM terbatas. (Foto Antara)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di tengah pandemi COVID-19 tidak sama dengan sekolah tatap muka sebagaimana dalam situasi normal.

“Apa yang Bapak Presiden sampaikan pada Senin (7/6) lalu benar bahwa pembelajaran yang kita upayakan bersama adalah tatap muka terbatas. Sekali lagi terbatas,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga:

Staf Ahli Kemenkes Kunjungi Purwakarta, Pastikan Kesigapan Rumah Sakit Tangani Covid-19

Begini Cara Mengatasi Migrain Tanpa Menggunakan Obat



Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan contoh praktik baik dalam melaksanakan PTM terbatas, di mana satuan pendidikan dapat mengatur satu kelas hanya diisi 25 persen dari total murid, kegiatan belajar mengajar hanya dua jam, dan satu minggu hanya dua kali pertemuan.

“Contohnya seperti yg disampaikan oleh Bapak Presiden. Sekolah yang sudah atau dalam proses melakukan PTM terbatas dengan durasi belajar dan jumlah murid berbeda tetap diperbolehkan selama mengikuti protokol kesehatan dan di bawah batas maksimal yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19,” tambah dia.

Dia menambahkan tidak ada perubahan dalam SKB. SKB tersebut menuangkan aturan maksimal. Sekolah bisa menerapkan PTM terbatas dengan sedikit demi sedikit.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Nadiem Makariem PTM Pembelajaran Tatap Muka Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Riuh Kabar Pemprov Jabar Anggarkan Belanja Sewa Helikopter

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi