Live Stream Bandung 132 TV


Praktik Kawin Kontrak di Cianjur Sisakan Banyak Cerita Pilu, Begini Reaksi Pemkab

Bupati Cianjur Herman Suherman. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | CIANJUR - Praktik kawin kontrak yang terjadi di Kabupaten Cianjur menyisakan banyak cerita pilu. Mulai dari masalah ekonomi, kekerasan terhadap perempuan serta anak hasil kawin kontrak yang ditinggal ayahnya pulang ke negeri asalnya.

Anak hasil kawin kontrak kerap mendapat kesulitan karena orang tua mereka tidak menikah secara resmi. Mereka kesulitan untuk mendapatkan dokumen kependudukan seperti akta kelahiran dan KTP.

Baca Juga:

Tiga Manfaat Akar Alang-alang Bagi Kesehatan, Diantaranya Obati Darah Tinggi

Buat Janji Konsultasi Di Siloam Hospitals Kini Bisa Online, Begini Caranya



Jika ayah mereka pulang ke negara asalnya dan tak memberikan nafkah, anak-anak hasil kawin kontrak berpotensi bakal menghadapi kesulitan ekonomi dan mengakses pendidikan.

Namun kini, Pemkab Cianjur menjamin masa depan anak hasil kawin kontrak mulai dari kesehatan hingga pendidikan serta terkait administrasi kependudukannya. Meski hingga saat ini, mereka belum memiliki data pasti berapa jumlah anak hasil kawin kontrak di Cianjur.

"Kami instruksikan dinas terkait untuk berkoordinasi dengan kecamatan dan desa, guna melakukan pendataan anak hasil kawin kontrak di Cianjur. Berbagai kesulitan yang dialami orang tuanya termasuk terkait adminduk, akan kita bantu," kata Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur dilansir Antara, Kamis (10/6/2021).
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Pemkab Cianjur Kabupaten Cianjur Kawin Kontrak Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi