Live Stream Bandung 132 TV


Dedi Mulyadi Kritik Sistem Rekrutmen ASN: Minim yang Mampu Bekerja!

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengkritisi sistem rekrutmen ASN atau Aparatur Sipil Negara yang berbasis digital.

Menurut mantan Bupati Purwakarta ini, jika pola tersebut digunakan maka yang diuntungkan yaitu para sarjana yang baru lulus kuliah.

Baca Juga:

Razia PPKM Ala Dedi Mulyadi di Purwakarta, Borong Dagangan Hingga Beri Modal

Dedi Mulyadi Biayai Operasi Untuk Tunanetra yang Jadi Korban 'Pemalakan' PPKM



"Jika pola rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu berbasis digital, maka kalangan fresh graduate akan diuntungkan karena ingatan mereka tentang bahan materi tes masih sangat segar," tulis Dedi Mulyadi, seperti dikutip dari laman facebooknya, Jumat (11/6/2021).

Dedi Mulyadi menjelaskan, saat ini pemerintah membutuhkan tenaga kerja yang terjun ke lapangan tidak melulu di depan komputer.

"Sementara kita sangat membutuhkan tenaga yang giat bekerja dan kriteria ini ada pada para tenaga honorer dan pekerja lapangan," jelasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Dedi Mulyadi Rekrutmen ASN Fresh Graduate Tenaga Honorer Pekerja Lapangan

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi