Live Stream Bandung 132 TV


Realisasi Anggaran Kesehatan di Jabar Dinilai Lamban, Wagub Jabar Jelaskan Ini

Provinsi Jabar terus mengupayakan pemberian insentif bagi para nakes. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus menggenjot realisasi anggaran dari sektor kesehatan. Khususnya terkait insentif nakes.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan penyerapan insentif nakes hingga saat ini baru mencapai 34,1 persen. Pemprov sangat berhati-hati dalam penggunaan anggaran yang akan disalurkan.

Baca Juga:

PPKM Darurat Picu Gelombang PHK, DPRD Jabar Minta Pemprov Siapkan Skema Terukur

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Jabar Baru 17,58 Persen, BPKAD Berikan Penjelasan



Menurutnya, tujuannya agar tidak melanggar aturan atau kebijakan yang berlaku. Apalagi, kata dia, saat ini Sistem Informasi Pendapatan Daerah (SIPD) yang dibuat oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Maka Gubernur pun berhati-hati, karena penggunaannya harus dipertanggungjawabkan. Kalaupun kami dianggap lamban, bukan berarti anggaran itu tidak akan dipakai, tapi bertahap agar sesuai payung hukum," ujar Uu, Selasa (20/7/2021).

"Sistem keuangan sekarang harus mengacu sistem yang dibuat Menteri Dalam Negeri. Kemungkinan juga bapati dan wali kota di Jabar masih kesulitan menggunakan SIPD yang masih baru," imbuhnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Anggaran Kesehatan Pemprov Jabar Wagub Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi