Nina Agustina Pantau Langsung Dampak PPKM Darurat di Indramayu, Ini Pesannya

JABARNEWS | INDRAMAYU – Bupati Indramayu Nina Agustina memantau langsung dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut dilakukan untuk melihat kondisi riil di masyarakat terkait dampak sosial dan ekonomi setelah dilaksanakannya PPKM Darurat dalam beberapa hari terakhir ini.

Nina menyambangi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa menggelar dagangan di jalan raya Anjatan, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Baca Juga:  Duh! Walhi Sebut Luas Lahan Hutan di Jawa Barat Terus Berkurang

Dia sempat berdialog dengan para pedagang. Menanyakan soal kondisi kesehatannya dan keikutsertaannya dalam vaksinasi yang sedang gencar digalakkan pemerintah saat ini.

“Ini saya berikan bantuan beras dan uang. Jaga prokes dan tetap sehat ya. Sudah divaksin belum?” kata Nina dikutip dari berbagai sumber, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, kebijakan PPKM Darurat yang saat ini diberlakukan adalah bagian dari upaya menjalankan kebijakan pemerintah pusat. Tujuannya adalah menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu yang sampai saat ini masih berstatus zona merah.

Baca Juga:  Polres Sukabumi Konsultasi ke MUI Terkait Isu Khilafah

“Kami hadir di tengah-tengah kondisi kesulitan masyarakat. Semua sedang turun bergotong royong mengatasi pandemi Covid-19. Termasuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” tuturnya.

Tak hanya itu, Nina juga meminta masyarakat untuk senantiasa mentaati protokol kesehatan dengan tindakan 4M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan) serta mengikuti grebeg vaksinasi secara gratis. Hal ini agar bisa memproteksi diri dari ancaman penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Masjid Al Ukhuwah Bandung Siap Gelar Sholat Idul Fitri Secara Full Kapasitas

“Alhamdulillah masyarakat saat ini sudah paham pentingnya vaksinasi sebagai cara untuk proteksi diri yang difasilitasi pemerintah. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita bersama menata Visi Indramayu Bermartabat,” tandasnya. (Red)