JMN Channel


Potret Pilu Pendidikan Diujung Purwakarta: Siswa Miskin Tak Berteknologi Terhalang Pandemi

Proses pembelajaran sistem kelompok ala SMPN 2 Sukasari, Kabupaten Purwakarta. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | PURWAKARTA - Sejak adanya pandemi Covid-19, dunia pendidikan mengalami perubahan yang begitu signifikan. Sejak 2020 lalu, membuat dunia pendidikan di Indonesia harus melompat beberapa tahun ke depan dalam hal teknologi.

Pembelajaran tatap muka antara guru dan murid diganti dengan pembelajaran secara daring. Para guru dan murid dipaksa untuk beradaptasi pada sistem pembelajaran revolusioner tersebut.

Baca Juga:

KCD Wilayah IV Gelar FGD Bertemakan Kompas Arah Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Ridwan Kamil Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Dalam APBD Perubahan 2021



Implementasi pembelajaran jarak jauh antara guru dan siswa dengan memanfaatkan jaringan internet terkadang memunculkan masalah tersendiri bagi tenaga pengajar dan peserta didik yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet dan bagi keluarga miskin yang tak mampu membelikan anaknya gawai yang canggih.

Salah satu daerah yang paling terkendala jaringan internet dan faktor ekonomi di Kabupaten Purwakarta ada Kecamatan Sukasari. Salah satu Kecamatan paling ujung di Kabupaten Purwakarta ini ada dua Desa yang sangat jelas merasakan sulitnya belajar daring selama pandemi Covid-19.

Dua Desa di Kecamatan Sukasari yang masih terkendala dan lemahnya sinyal internet itu yakni Desa Sukasari dan Desa Parungbanteng.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Pendidikan Purwakarta Sukasari Siswa SMPN 2 Sukasari Miskin Teknologi

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi