Karena Isi Perut Ronggeng Monyet Nekad Ngamen Kembali

JABAR NEWS | KOTA TASIKMALAYA – Meski sering ditangkap petugas Satpol PP, pengamen Ronggeng Monyet Lampu Merah masih sering terlihat beroperasi di wilayah Kota Tasikmalaya.
Dari pengakuan para pengamen yang kerap beroperasi di Jalan Otto Iskandardinata Kota Tasikmalaya, mereka tetap nekat mengamen disekitar Lampu Merah untuk mendapatkan uang dan bisa membeli makanan untuk mengisi perut.
Menurut salah satu pengamen, Ery (23) Dalam menyiasatinya, ia bersama dua saudaranya selalu sembunyi kalau ada Satpol PP, bukan takut akan tetapi karena malas berurusan dengan Mereka.
“Padahal kita tidak mengganggu, malah memberikan hiburan. Itu kami lakukan hanya guna cari uang untuk mengisi perut,” ucap Ery saat ditemui tepat di Lampu Merah Otto Iskandardinata, Minggu (12/11/2017)
Ery menuturkan, kalau bukan karena isi perut ia dan dua saudaranta mengaku tidak ingin mengamen. Saat mengamen pun Ia tidak memaksa untuk diberi. Kalau diberi ia terima. kalau tidak diberi, ya tidak apa-apa.
"Kepada pengguna jalan kami tidak memaksa kang untuk dibayar," tuturnya.
Ery pun mengaku monyet yang ia gunakan untuk mengamen bukan miliknya tapi monyet sewaan dan harus dibayar. Jika ada pekerjaan lain ia siap berhenti mengamen Ronggeng Monyet apalagi kalau ketangkap Satpol PP.
"Saat ditangkap Satpol PP kami hanya didata, dijanjikan saja mau diberi kerja tapi tidak ada realisasinya," kata Ery.
Sebagai penutup, Ery dan kedua saudaranya berharap kepada Pemerintah bisa membantunya untuk usaha, karena sebenarnya dirinya terpaksa mengamen dengan bawa monyet karena tuntutan perut. (Yud)
Jabar News | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait