KNKT Bangun 3 Jalur Penyelamat Di Tanjakan Emen

JABARNEWS | SUBANG - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berencana akan membangun 3 jalur penyelamat di turunan/tanjakan di daerah Cicenang, Ciater, Subang.
Tim KNKT, Zulfikar, mengatakan, pembuatan jalur tersebut bertujuan agar tanjakan itu menjadi lebih aman untuk dilalui kendaraan.
"Setelah dilakukan investigasi, untuk rencana penanganan dalam jangka pendek yaitu membuat Tanjakan Emen (Cicenang Ciater,) menjadi Tanjakan Aman, serta membangun 3 titik jalur penyelamat," kata Zulfikar, dalam Rapat Pembahasan Geometri Jalan Turunan Emen, di Ruang Rapat Bupati Subang, Kamis (01/03/2018) sore.
"Untuk jalur penyelamat sepanjang 100 meter, lajur keselamatan sepanjang 300 meter dan lajur keselamatan (sepanjang) 600 meter,” tambahnya.
Selanjutnya, untuk jangka panjang rencananya akan dilakukan relokasi jalan lingkar sepanjang 7 km.
"Upaya ini merupakan bagian dari investigasi di lokasi Turunan Cicenang, Ciater, Subang karena sering terjadi insiden kecelakaan dan memakan korban cukup banyak," ungkapnya.
Insiden terakhir yang dialami salah satu bus pariwisata yang terjadi 10 Februari lalu dengan korban meninggal yang cukup banyak.
"Jumlah Korban kecelakaan yang lebih dari 8 orang harus diteliti oleh KNKT," katanya.
Zulfikar menyebutkan, tugas KNKT ialah mencari penyebab kecelakaan baik kecelakan di darat, laut, maupun udara.
Pjs. Bupati Subang, Dady Iskandar, mengatakan, kejadian di lokasi yang dikenal “Tanjakan Emen” itu perlu ada kajian serius.
"Supaya tidak terjadi mitos yang tidak jelas dan kecelakaan (bisa dieliminir) dengan memperhatikan penyebabnya. Baik penyebab kendaraan, jalannya atau SDM-nya," katanya.
Dalam rapat tersebut hadir PBMPR Provinsi Jawa Barat, Akademisi UGM, Investigator KNKT, Kadishub Kab. Subang dan Kabag Infrastruktur. (Mar)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait