Rereongan, Bantu Pasien Korban Dipatuk Ular

JABARNEWS | PURWAKARTA - Seorang warga bernama Sukarya, warga Kampung Cipeuteuy, Desa Cilegong, Jatiluhur, dipatuk ular tanah atau istilah orang Sunda menyebutnya oray gibug, pada Jumat (2/3/2018) kemarin.
Korban pun harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bayu Asih.
"Korban kesulitan pembayaran karena tidak memiliki BPJS, dan alhamdulillah hal tersebut bisa diselesaikan dengan bersama-sama. Kami dari Kecamatan, Kepala Desa, keluarga pasien, serta donasi dari Direktur Bayu Asih," ujar Camat Jatiluhur, Asep Supriatna, saat ditemui di RSUD Bayu Asih, Sabtu (3/3/2018).
Jumlah tagihan, lajut dia, sebesar Rp. 2,5 juta, dan itu dapat terselesaikan hasil rereongan, Kecamatan Rp. 1 juta, Kades Rp. 500 ribu, Keluarga Pasien Rp. 700 ribu, Donasi RSUD Bayu Asih Rp. 300 ribu.
"Alhamdulillah hari ini (Sabtu,3/3/2018) bisa diizinkan pulang," jelas Asep.
Lanjut dia, ia sedang memikirkan solusi jangka panjang, agar masalah-masalah seperti ini dapat tertangani.
"Salah satunya caranya dengan mulai menggenjot peran Bazis Kecamatan. Jadi keluarga yang benar-benar tidak mampu akan didaftarkan BPJS, dan iuran bulanan nya dibayar oleh Bazis Kecamatan Jatiluhur," ujarnya.
Ia berharap, Bazis Kecamatan Jatiluhur memperoleh donasi dari warga yang mampu, sumbangan perusahaan, sumbangan karyawan perusahan, dan donasi lainnya yang sifatnya tidak mengikat. (Gin)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
 
 
Tags :
teu baleg

berita terkait