Wali Kota Cirebon: Tuntaskan Masalah KTP Elektronik

JABARNEWS | KOTA CIREBON - Pjs. Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik, meminta agar permasalahan KTP elektronik segera diselesaikan. Permasalahan KTP elektronik tersebut sangat erat kaitannya dengan suksesnya penyelenggaraan Pilkada di Kota Cirebon.
“Untuk data kependudukan ini sangat penting. Pilkada Serentak sudah di depan mata. Saya tidak menginginkan Pilkada Serentak terkendala data kependudukan yang tidak valid," kata Dedi, saat melakukan briefing staf, di Kantor Pemkot Cirebon, Senin (5/3/2018).
Dia menegaskan, seluruh camat yang ada di Kota Cirebon bersama dengan Disdukcapil harus melakukan pendataan warga, termasuk anak-anak muda yang sudah berusia 17 tahun tapi belum memiliki KTP elektornik.
"Seluruh pihak bisa bersama-sama menyukseskan Pilkada Serentak 2018 ini. Sehingga tingkat partisipasi pemilih bisa tinggi. Khususnya pemilih pemula,” ungkap Dedi.
Selanjutnya, kepada setiap ASN di Pemkot Cirebon, Dedi menekankan agar mereka bersikap netral.
"Kalaupun ada pilihan politik, harus disimpan kuat dalam hati. Dengan bersikap netral dan profesional, maka setiap ASN akan tetap bisa menjalankan tugas dan fungsinya melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Sanusi, mengatakan, saat ini ada 1.960 an pelajar tingkat SMA dan SMK di Kota Cireobn yang belum memiliki KTP elektronik.
“Mereka sebenarnya sudah wajib memiliki KTP elektronik tapi belum memilikinya. Karena itu, kami akan segera melakukan perekaman dan ditargetkan semuanya bisa mengikuti Pilkada Serentak maupun Pilpres 2019," terangnya. (One)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait