Dua Anak Desa Di Purwakarta Yang Mendunia

JABARNEWS | PURWAKARTA - Kabupaten Purwakarta merupakan salah satu Kabupaten terkecil di Provinsi Jawa Barat, kendati demikian apa yang ada di Kabupaten Purwakarta ternyata mampu menarik perhatian banyak orang, baik tingkat Nasional hingga Mancanegara.
Seperti yang kita ketahui, Kabupaten Purwakarta yang saat ini di Pimpin Oleh Dedi Mulyadi sebagai Bupati, memiliki Taman Air Mancur Sri Baduga yang diakui oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya sebagai air mancur terbesar se-Asia Tenggara, belum lama ini juga karena dinilai sebagai salah satu daerah yang memberikan kontribusi membangun keindonesiaan, sesuai dengan visi Kementerian Agama, agar terlahir kerukunan antar umat beragama di Indonesia ini, Kabupaten Purwakarta mendapatkan penghargaan Harmoni Award dari Kementerian Agama RI serta hal-hal lainnya yang mampu menjadi perhatian masyarakat banyak.
Selain itu Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi juga turut memperhatikan perkembangan dunia olahraga hingga pelosok desa, melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, pembinaan bibit muda memang tengah gencar dilakukan salah satunya Sepak Bola.
Belum lama ini, melalui fanpage resminya, Kang Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta terlihat mengunggah foto dua anak didik Sekolah Sepakbola ASAD Jaya Perkasa yang kini tengah berlatih bersama Klub Championship Liga Inggris, Queens Park Ranger.
“Ahlul Dzikri dan Hamzah Lestaluhu dari Sekolah Sepakbola Jaya Perkasa Purwakarta sudah tiba di London, Inggris. Mereka berdua akan berlatih di Klub Queens Park Ranger,” kata pria yang akrab disapa Kang Dedi tersebut dalam fanpage-nya.
Kedua anak tersebut diketahui berasal dari desa di pelosok Purwakarta. Profesi orang tua mereka pun terbilang biasa saja yakni sebagai sopir angkot dan guru di sebuah sekolah TK. Sebelumnya, mereka berdua berhasil lolos seleksi dalam kegiatan Coaching Clinic yang digelar di Bandung, November 2016 lalu.
ASAD sendiri merupakan singkatan dari Asli Sepakbola Anak Desa, sebuah gerakan yang awalnya dipelopori oleh Alwi Hasan, putera dari tokoh Islam kharismatik asal Purwakarta, Habib Hasan Syu’aib.
“Anak Desa, kalau dididik sepenuh hati, bisa mendunia,. Siapa yang mau menyusul? Ayo!!!,” tambah Dedi dalam narasi konten yang Ia unggah.
Proyeksi ke depan, lanjut Dedi, anak-anak di Sekolah Sepakbola Jaya Perkasa akan dapat mengisi line up tim-tim profesional bahkan starting eleven Tim Nasional PSSI. Mereka diharapkan mampu menjuarai turnamen nasional maupun internasional.
“Kelak, empat tahun ke depan, anak-anak ini akan membela tim profesional Jaya Perkasa dan Timnas PSSI sehingga mereka mampu menjadi juara di berbagai turnamen baik nasional maupun internasional,” ujar Dedi mengakhiri narasinya.
Unggahan foto tersebut banyak mendapatkan komentar yang sangat positif. Akun Dhan Bastian misalnya, menilai kebanggaan bukan hanya akan datang dari masyarakat Purwakarta dan Jawa Barat, melainkan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
“Tidak hanya warga Purwakarta, tapi Jawa Barat bahkan Indonesia pasti bangga melihat anak bangsa bisa berlatih di luar negeri. Selamat Kang Dedi atas kerja kerasnya untuk warga Purwakarta,” ujarnya.
Akun I Wayan Mudita pun turut menunjukan optimisme nya atas prestasi yang ditorehkan oleh kedua anak Sekolah Sepakbola Jaya Perkasa tersebut. Ia menyebut, untuk sampai pada level seperti ini, dibutuhkan komitmen dari pemimpin.
“Kita bisa, asalkan punya pemimpin yang mengerti rakyatnya dan mau memajukan rakyatnya. Seperti Kang Dedi Mulyadi. Maju terus Kang,” katanya. (Zal)
Jabar News | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait