bjb

Ternyata Teknologi Pun Dapat Memicu Masalah Pada Kecantikan

JABARNEWS | BANDUNG - Dengan semakin majunya teknologi pada zaman ini, makna polusi bukan lagi hanya menyangkut soal debu, asap kendaraan, dan sebagainya, namun juga gadget. Pekerjaan dan kehidupan sosial kita sangat bergantung dengan peralatan elektronik dan gadget. Namun tahukah anda bahwa gadget ponsel dapat menjadi penyebab dari timbulnya masalah pada kecantikan anda?
Menurut seorang dokter dermatologi di Calabasas, California, Dr. Debra Luftman mengungkapkan bahwa secara umum, stres saja dapat memberikan efek buruk bagi tubuh, khususnya kulit. Sebab, terjadi peningkatan kortisol yang merupakan hormon penyebab stres.
"Peningkatan stres tidak baik bagi tubuh. Sehingga, kita harus mencari tahu bagaimana kita dapat meminimalisir stres tersebut," ujar Dr. Luftman.
Dengan sibuknya pekerjaan di kantor, kita pasti berinteraksi selama berjam-jam dengan peralatan elektronik. Interaksi yang berlarut-larut ini dapat membuat kuman berpindah dari gadget ke kulit tubuh anda. Menurut Dr. Luftman, memang ada saat dimana kita tidak bisa meninggalkan ponsel, apalagi saat bekerja.
"Kontak dengan layar ponsel selama berjam-jam bisa menyebabkan munculnya jerawat. Memang ada orang-orang yang harus selalu menggunakan ponsel. Jadi, sebisa mungkin bersihkan ponsel anda dengan kain pembersih. Saat menelepon, ada baiknya jika anda menggunakan pengeras suara," Dr. Luftman menyarankan.
Berikut di bawah ini adalah beberapa penjelasan yang wajib anda ketahui, diantaranya:
Double Chin
Kebiasaan menunduk ketika menggunakan ponsel ternyata menjadi salah satu penyebab timbulnya tumpukan di daerah dagu. Menurut Ada Ooi, ahli wajah internasional, posisi tersebut akan memberikan tekanan berlebih hingga 50 pon pada tulang serta leher anda. Untuk mengurangi risiko ini, perbaiki posisi anda dalam menggunakan ponsel atau gadget lainnya. Diusahakan posisi sejajar dengan mata anda dan lakukan pemijatan rutin di area dagu saat melakukan perawatan wajah.
Polusi Digital
Cahaya biru yang ditembakkan layar ponsel dan laptop juga dapat menyebabkan hyperpigmentasi pada wajah sehingga terlihat kusam. Pendiri Murad Skincare, yaitu Dr. Murad mengatakan bahwa cahaya biru serta radiasi elektromagnetik berdampak buruk bagi kulit serta mempercepat tanda-tanda penuaan. Sebagai langkah pencegahan, atur pencahayaan gadget dan perkaya konsumsi vitamin C dan E guna perawatan kulit wajah.
Kuman Pada Ponsel
Beberapa peneliti mengatakan ponsel lebih kotor dibandingkan alas duduk toilet. Ketika anda menempelkan wajah ke ponsel, bayangkan berapa banyak kuman dan bakteri yang berpinda ke area wajah. Dr. Jeffrey Kain, President American Academy of Family Physicians, mengatakan bahwa ketika tangan yang baru saja menyentuh gadget ditempelkan pada wajah, maka kuman tersebut dapat berpindah dari ponsel ke area muka. Kuman-kuman tersebut berpotensi menyusup ke telinga, mata, hidung, dan mulut saat pemilik menggunakannya untuk berkomunikasi. Jadi, biasakan untuk membersihkan tangan terlebih dahulu dengan menggunakan hand-sanitizer, tisu basah, atau mencuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh wajah serta seka ponsel dan laptop anda dengan sedikit kandungan alkohol sebagai anti-bakteri.
Mata Lelah
Terlalu lama memandang paparan sinar di layar gadget dapat menyebabkan mata lelah. Beberapa masalah yang biasanya timbul adalah kendurnya kulit di area mata, lingkaran hitam, serta kantung mata. Selain itu dapat pula menyebabkan hilangnya kelembaban dan mempercepat penuaan.
Untuk mengindarinya, anda sebaiknya tidak menggunakan gadget di ruangan gelap atau minim cahaya. Jangan pula membiasakan diri untuk langsung melihat gadget saat bangun tidur. Berikan jeda untuk mata anda guna beradaptasi dan menghindari risiko gangguan mata karena gadget.
Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai gadget yang ternyata dapat menimbulkan masalah pada kecantikan anda. Semoga info di atas dapat berguna dan bermanfaat bagi anda. (Fin)
Sumber berita ini diambil dariĀ glitzmedia.co
Tags :
properti

berita terkait