758 CJH Kabupaten Purwakarta Tahun Ini Akan Diberangkatkan

JABAR NEWS | PURWAKARTA - Beberapa tahun belakangan ini seluruh kuota haji diberbagai negara mengalami penurunan tak terkecuali di Indonesia, hal tersebut disebabkan adanya proses rehab Masjidil Haram yang dilakukan pemerintah Kerajaan Arab Saudi terhitung sejak 2013 lalu.
Namun di tahun 2017 ini sepertinya poses rehab tersebut telah selesai hingga kuota haji bisa kembali normal seperti sediakala.
"Alhamdulillah kuato haji kembali normal, dan tahun ini sebanyak 758 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Purwakarta akan diberangkatkan," kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Purwakarta Drs H Hasanudin MM saat ditemui jabarnews.com diruang kerjanya, Rabu (17/05/2017).
Hasan mengungkapkan, pada tahun 2016 lalu kuota CJH Kabupaten Purwakarta hanya 603 orang sehingga dengan adanya pengurangan tersebut daftar tunggu haji mencapai waktu 16 tahun dan dengan kembalinya normal kuota haji saat ini daftar tunggu menjadi 13 tahun kedepan dengan total CJH yang sudah mendaftar hingga saat ini.
Selain itu, dari 758 CJH yang akan diberangkatkan tahun 2017 ini, 12 orang diantaranya adalah petugas haji yang terdiri dari dokter, perawat, ketua kloter, pembimbing haji dan Tim Petugas Haji Daerah (TPHD).
"CJH nanti akan diberangkatkan dalam 2 kloter yaitu kloter 31 dan 94 dengan Embarkasih Haji Bekasi," ungkapnya.
Hasan menjelaskan, jika tidak ada perubahan untuk jadwal keberangkatan CJH yang tergabung dalam kloter 31 yaitu pada tanggal 6 Agustus dan pulang 15 September 2017. Sedangkan kloter 94 akan berangkat tanggal 25 Agustus dan pulang tanggal 4 Oktober 2017.
Hasan menambahkan, saat ini dari 758 CJH yang akan diberangkatkan sebanyak 734 CJH sudah melakukan pelunasan biaya haji pada pelunasan gelombang pertama dan bagi 24 CJH yang belum melunasi bisa melakukan pelunasan pada gelombang kedua yang dibuka tanggal 22 Mei dan akan ditutup pada tanggal 2 Juni 2017 mendatang.
"Jika nanti semuanya sudah melunasi, pada keberangkatan CJH tahun ini, usia tertua CJH kita berusia 84 tahun dan yang termuda 19 tahun," tambah Hasan. (Zal)
Jabar News | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait