Pisah Sambut Kapolsek Plered Berlangsung Haru

JABAR NEWS | PURWAKARTA - Pisah sambut Kapolsek Plered, Kompol Aam Handian SH dengan Kapolsek Baru Kompol Swandi SH di halaman Mapolsek Plered berlangsung dengan suasana yang haru.
Kompol Aam yang telah menjabat sebagai Kapolsek Plered selama satu tahun tujuh bulan itu, tampak berkaca-kaca saat menyampaikan sambutanya sebelum akhirnya meninggalkan Purwakarta untuk menjalankan tugas di Mapolda Jabar.
"Terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban dan membantu saya selama berada di Polsek Plered," kata Aam dalam sambutanya, Sabtu (20/05/2017).
Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kasat Intel Polres Purwakarta itu mengatakan, selama memimpin di Polsek Plered ia mengaku telah banyak menimba ilmu dari para ulama dan tokoh masyarakat.
"Orang tua saya dulu dibesarkan di Plered tepatnya di Desa Anjun, jadi saya tak mungkin melupakan daerah ini, kedepan saya akan sering bersilaturahmi kesini," ungkapnya.
Sementara untuk Jabatan Kapolsek Plered kini di isi oleh Kompol Swandi SH yang sebelumnya menjabat sebagai Penyidik di Mapolda Jabar.
Dalam acara pisah sambut itu tak hanya dihadiri Muspika Kecamatan Plered dan Tegalwaru, namun sejumlah perwakilan Ormas Kepemudaan, para Kepala Desa di dua Kecamatan dan puluhan Tokoh Masyarakat berikut para Ulama juga turut hadir dalam acara tersebut.
"Berat kami harus ditinggalkan oleh pak Aam karena beliau sangat dekat dengan kami," tutur H Asep Cargo salah satu tokoh masyarakat Plered.
Hal serupa juga dikatakan Camat Plered Dade Suparman, sosok Kompol Aam menurutnya, selain tegas juga santun dan mudah bergaul dengan semua golongan.
"Kita sudah seperti saudara baik Pak Aam maupun Pak Danramil karena kita selalu kompak dalam segala hal. Mudah-mudahn Kapolsek baru bisa seperti pak Aam," kata Dade yang diamini suluruh tamu undangan yang hadir.
Dade berharap, kendati Pak Aam menjalankan tugas ditempat yang baru, komunikasi dan shilaturahmi tetap bisa terjaga. (Zal)
Jabar News | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait