OTT Datang, Pemkab Kaget

JABARNEWS | KAB. TASIKMALAYA – Pemkab Tasikmalaya kaget menyusul adanya kabar Aparatur Sipil Negara (ASN) di UPTD Pendidikan di Kecamatan Salawu terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim Tipikor Polres, karena diduga melakukan korupsi dan pungli, beberapa waktu lalu.

“Saya sebagai Wakil Bupati turut prihatin. Pasalnya hal tersebut terjadi di dunia pendidikan. Ini akan dijadikan perhatian khusus. Dalam kasus ini saya sudah mengintruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) H. Abdul Kodir untuk mengumpulkan semua kepala dinas,” kata Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Ade Sugianto, Rabu (23/5/2018).

Baca Juga:  Polisi Kantongi Identitas Akun Diduga Penyebar Video Syur Mirip Gisella Anastasia

Ade menilai, kinerja kepolisian membongkar dugaan korupsi dan pungli anggaran dana BOS merupakan shock terapy bagi mereka yang saat ini masih berfikir keuntungan pribadi dan kelompok.

Baca Juga:  Waduh! 763 Nakes di Kabupaten Bogor Terpapar Covid-19, Kasus Harian Capai 1.915

“Meskipun sekarang bentuknya penindakan, ada konsekuensi hukum yang ditanggung pelaku tapi kita kejar hikmahnya lebih baik. Saya juga berterima kasih kepada kepolisian yang telah menyelamatkan anggaran negara yang diselewengkan oleh oknum ASN yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga:  Kota Bandung Prioritaskan Vaksin Penguat Lansia, Jika Dosis Sudah Tersedia

Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir, mangatakan, sebenarnya, pihaknya sudah memberi tahu ke setiap pihak untuk tidak bermain-main dengan uang anggaran negara.

“Itu sudah sering terucap, karena konsekwensinya dengan tindak pidana seperti itu,” tandas Kodir. (Yud)

Jabarnews | Berita Jawa Barat