Pemudik Jalur Ciamis Ke Jateng Didominasi Sepeda Motor

JABARNEWS | CIAMIS -Jumlah kendaraan di jalur mudik Ciamis menuju Jawa Tengah mengalami peningkatan hingga 30 persen pada H-5. Angka tersebut berdasarkan hasil pemantauan di Posko pemantauan arus mudik Dinas Perhubungan Ciamis, dikutip dari detik, Minggu (10/6/2018).
"Volume kendaraan dari arah Barat menuju Selatan terus mengalami peningkatan. Pada H-5 ini meningkat 30 persen dibanding hari sebelumnya," ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Ciamis Eddy Yulianto.
Pemudik di jalur Ciamis ini didominasi oleh pengguna sepeda motor. Lalu disusul dengan kendaraan pribadi dan angkutan umum.
"Dari data kami, dari H-7 sampai H-5 ini volume kendaraan mulai meningkat pada malam dan pagi sampai siang. Berdasarkan pantauan kami, kendaraan roda dua atau sepeda motor masih tetap mendominasi," katanya.
Menurut Eddy, pemudik melintas di jalur Ciamis ini tujuannya ke daerah di Jateng dari Jabodetabek. Sebab untuk tujuan ke Jawa Timur, biasanya menggunakan jalur utara.
"Pantauan umumnya kendaraan pemudik tujuan Jawa Tengah. Ada juga beberapa ke Jawa Timur," ucap Eddy.
Menurut Eddy, jalur mudik Ciamis termasuk rawan kecelakaan. Karena merupakan jalan lurus dengan panjang sekitar 70 kilometer, mulai dari Cihaurbeuti hingga Cisaga perbatasan Banjar.
"Setelah di wilayah Garut, Limbangan jalannya berliku masuk Ciamis jalannya lurus. Banyak pemudik memacu kendaraannya lebih kencang, harus hati-hati," ujarnya.
Bagi pemudik yang masuk wilayah Ciamis sebaiknya manfaatkan untuk beristirahat sejenak. Manfaatkan beberapa area istirahat di Cihaurbeuti, Dishub Ciamis, Alun-alun Ciamis, termasuk SPBU, Kantor Koramil dan Kantor Polsek di sepanjang jalur mudik.
"Terutama pemudik yang menggunakan sepeda motor, setiap dua jam harus istirahat. Setelah kondisi pulih baru melanjutkan perjalanan, supaya selamat sampai tujuan," tutur Eddy. (Yfi)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait