Komisi IV DPRD Jabar Desak Pemerintah Segera Tentukan Lokasi Asrama Haji Untuk BIJB

JABARNEWS | BANDUNG - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Dadi Rachanady, mendesak pemerintah pusat agar secepatnya membangun asrama haji (embarkasi) untuk kebutuhan para jemaah haji yang akan berangkat dari Bandara BIJB Kertajati Majalengka. Hal itu seiring dengan akan dioperasikannya Bandara BIJB sebagai pemberangkatan jemaah haji dan umroh.
"Saat ini belum ditentukan di mana lokasi pembangunan asrama haji tersebut, artinya harus secepatnya ditentukan dan dibangun," jelas Dadi, Senin (25/6/2018).
Menurutnya, pembangunan asrama haji tersebut sangat penting untuk memfasilitasi para jemaah haji yang akan melaksanakan ibadah haji. Dalam hal itu pihaknya berharap lokasi asrama haji tidak jauh dari lokasi bandara BIJB.
"Tentunya lokasinya harus dekat dengan bandara BIJB. Karena kalau lokasinya jauh dari bandara, kasihan para jemaah kecapean," katanya.
Disinggung dengan kesiapan Pemkab Indramayu yang sudah menyiapkan lahan dan bangunan untuk asrama haji, Dadi pun mengatakan, Indramayu memang cukup potensial untuk menjadi salah satu pilihan. Terlebih lokasinya pun cukup dekat dengan BIJB. Namun demikian, bila lokasinya ada di wilayah Majalengka maka hal tersebut menjadi lebih baik.
"Pada dasarnya lokasi asrama haji harus dekat dengan bandara BIJB. Selain itu harus diperhitungkan juga lokasinya dengan akses jalan tol Cipali serta akses ke bandara. Karena kita berharap bisa memberikan pelayanan prima kepada para jamaah," katanya.
Meski demikian, pihaknya berharap lokasi asrama haji ada pada di wilayah aerocity Majalengka, sehingga lokasinya tidak jauh dari Bandara BIJB.
"Saya berharap kalau memungkinkan ini jadi bagian aerocity, dan ada di Majalengka, sehingga lokasinya tidak terlalu jauh," katanya.
Dia berharap pembangunan asrama haji bisa segera dilakukan sehingga tahun depan bisa digunakan oleh para jamaah haji.
"Artinya harus secepatnya dibangun. Yang penting jauh hari sebelum masa pemberangkatan haji tahun depan, gedungnya harus sudah ada," katanya. (Wan)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait