bjb

Inilah Alasan Mengapa BPOM Sampai Turun Tangan Mengenai Susu Kental Manis

JABARNEWS | BANDUNG - Akhir-akhir ini banyak beredar permasalahan tentang susu kental manis atau susu kental manis (SKM). Kabarnya, SKM disinyalir meningkatkan risiko diabetes dan obesitas pada anak-anak. Hal ini diakibatkan pemahaman yang salah tentang SKM.

Soalnya SKM ternyata hanya mengandung sedikit susu atau bahkan tidak mengandung susu sama sekali dan malah dinilai kurang menyehatkan yang akhirnya BPOM turun tangan dalam mengani hal ini.

Dilansir dari tribunnews, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM, Penny Lukito, menjelaskan alasan kenapa susu kental manis tidak layak disebut susu. Itu karena SKM hanya mengandung lemak susu minimal 8%, protein miniman 6,5%, dan tidak mengandung susu sama sekali.

Kesalah pahaman ini dapat berbahaya karena sebagian besar orang menyamakan SKM dengan produk susu lain seperti susu UHT atau susu cair dan lain-lain sebagai minuman.

Video: Youtube/REMOTIVI
Padahal mengonsumsi SKM secara berlebihan bisa berdampak pada risiko diabetes dan obesitas dikarenakan kadar gulanya yang tinggi. Karena kekeliruan ini, BPOM mengeluarkan Surat Edaran tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) pada bulan Mei 2018.

Larangannya yakni dilarang menampilkan anak-anak berusia di bawah 5 tahun dalam bentuk apapun. Kemudian dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk SKM disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap gizi.

Selain itu, ada juga larangan menggunakan visualisasi gambar disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman. Misalnya sebagai topping es campur atau campuran bahan kue dan sejenisnya. Jadi perlu dipahami sekali lagi bahwa SKM tidak disarankan diseduh sebagai minuman karena kandungan gulanya yang tinggi. Berikan anak produk susu seperti susu cair atau susu segar untuk lebih amannya.

Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi