Pemilik Indekos Bakal Kena Pajak, Kalau?

JABARNEWS | BANDUNG - Di Bandung bisnis indekos cukup menjanjikan, mereka yang memiliki lahan dekat lingkungan kampus atau perkantoran langsung membangun indekos. Tapi jangan salah memiliki indekos itu harus ingat ada aturan dan dikenai pajak.
Disampaikan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung Ema Sumarna bahwa pemilik indekos yang memiliki minimal 10 kamar harus bayar pajak.
"Minimal punya 10 kamar indekos, itu adalah Wajib Pajak (WP). Walau pun kamarnya terpisah misal satu bangunan lima kamar, satu bangunan lagi lima kamar itu tetap WP karena satu halaman," ujar Ema di Taman Sejarah, Kota Bandung, Selasa (10/7/2018).
Ema menjelaskan untuk 10-20 kamar indekos dikenakan pajak 5 persen. Sementara yang memiliki kamar lebih dari 20 kamar dikenakan pajak hingga 7 persen.
Kata Ema, WP akan membayar pajaknya per kamar jika terisi. Namun, jika dalam satu bulan kamar tidak ada penyewa maka WP tidak perlu membayar pajak.
"Masuknya pajak hotel, yang bayar kan bukan pemilik kos nya tapi penyewanya, kan," katanya seraya mengatakan, hal itu karena sampai kini tidak ada aturan khusus mengatur mengenai pajak indekos.
"Jadi saya tidak tahu pasti berapa pemasukan pajak dari indekos ini. Karena itu semua masuk menjadi satu dengan hotel," ucapnya.
Disinggung soal kesadaran pemilik indekos membayar pajak, Ema mengatakan hal itu masih kurang.
"Kita terus sosialisasi, kurang bagaimana lagi kita gogorowokan. Tapi ada saja yang pintar, pura-pura bodo. Pada prinsipnya orang tidak suka bayar pajak," katanya.
Namun Ema memastikan pihaknya akan terus bergerak agar para pemilik indekos mau membayar pajak. Bahkan hingga kini dari data yang ada terdapat 1.900-an indekos di Kota Bandung yang 1.200-an di antaranya sudah menjadi WP. (Vie)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait