Dukung Citarum Harum, Air Sektor 15 DAS Citarum Harus Bersih

JABARNEWS | PURWAKARTA - Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum khususnya di Sektor 15 diibaratkan jantungnya distribusi air dari Waduk Jatiluhur. Sehingga, ketika akan didistribusikan untuk kebutuhan pertanian maupun bahan baku air minum di Jakarta, harus sudah bersih.
Pernyataan itu diungkapkan Dansektor 15 Satgas Citarum Harum Kolonel Arm RE Samodro, usai rapat koordinasi Citarum Harum yang dihadiri sejumlah pengusaha pabrik di Purwakarta yang berada di sepanjang DAS Citarum di Aula Wikara Setda Purwakarta, Kamis (12/7/2018).
"Program Citarum Harum bertujuan agar air Citarum mulai dari hulu hingga hilir bersih dan tidak tercemar oleh bermacam jenis limbah," ujar RE Samudro.
Menurut Samodro, air yang didistribusikan untuk kebutuhan pertanian dan bahan baku air minum cukup banyak. Jika kondisi air mengandung limbah, maka tidak layak untuk kebutuhan pertanian apalagi untuk kebutuhan air baku air minum. Untuk mewujudkan program Citarum Harum, tentu saja harus didukung oleh seluruh elemen termasuk perusahaan.
Dikatakannya, program Citarum Harum harus berjalan dengan baik, maka mindset masyarakat harus diubah.
"Jangan sampai masyarakat membuang limbah rumah tangga, ataupun sampah rumah tangga ke Sungai Citarum. Setelah itu, baru mindset perusahaan yang tidak membuang limbah pabriknya juga sedimentasi yang berada di Sektor 15," ungkapnya.
Kecuali itu, sambung dia, berbagai upaya juga sudah dilakukan termasuk sosialisasi yang sudah berjalan cukup lama terkait program Ciatrum Harum.
"Sosialisasi dilakukan ke sejumlah perusahaan yang berada di sepanjang Sektor 15, termasuk pula sanksi keras dan tegas bagi perusahaan yang melanggar atau membandel," paparnya.
Pada kesempatan tersebut, Kolonel Arm RE Samodro, juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Penerintah Kabupaten Purwakarta yang dengan cepat daoat mengatasi masalah sampah diwilayahnya.
"Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Purwakarta yang telah cepat menangani masalah sampah," ujarnya.
Sementara Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Purwakarta, Aliaman Saragih, menyambut baik program Citarum Harum yangvsaat ini tengah dilaksanakan di wilayah Purwakarta.
"Program Citarum Harum sangat bagus dan sangat positif. Bahkan sudah ada Perpres terkait program Citarum Harum ini," kata Aliaman.
Dalam peraturan, lanjutnya, juga sudah ditetapkan tentang ambang batas dan itu harus dipatuhi oleh para pengusaha industri. Bagaimana mungkin lingkungan dan alam di wilayah Jatiluhur akan indah, jika masyarajat dan pengusaha industri tidak patuh.
"Jangan sampai anak keturunan kita meninggalkan lingkungan hidup yang rusak," katanya.
Karenanya Aliaman berjanji, jajaran Apindo Kabupaten Purwakarta akan turut mensukseskan Program Citarum Harum melalui berbagai upaya agar program pemerintah pusat ini berjalan dengan baik.
"Kami sangat mendukung program Citarum Harum khususnya di Sektor 15 agar berjalan dengan baik dan berhasil diwilayah Purwakarta," pungkasnya. (Gin)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait