Viral Di Medsos, Pemalak Mini Market Masuk DPO

JABARNEWS | SUBANG - Sebuah video aksi pemalakan terhadap karyawan mini market di Desa Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat beredar di media sosial.
Video berdurasi 2 menit 45 detik ini berisi aksi pemuda diketahui berinisial An mendatangi mini market yang saat itu ada dua orang pegawai.
Dalam aksinya An meminta sejumlah rokok kepada salah seorang pegawai, Kuswandi warga Binong, Kabupaten Subang. Namun permintaan itu oleh Kuswandi terlebih dulu harus meminta izin kepada atasannya.
Mendapat jawaban tersebut, An langsung mengamuk dengan melempar barang-barang yang ada di meja kasir hingga menyerang Kuswandi dengan tendangan dan pukulan.
Mendapat serangan An, Kuswandi dan rekan kerjanya tidak melakukan perlawanan karena pelaku diduga membawa senjata tajam. Merasa puas dengan aksinya, An pun langsung meninggalkan mini market.
Video dari rekaman CCTV itu menjadi viral. Salah seorang netizen Alih memposting video aksi premanisme itu pada Selasa (10/7/2018) pukul 23.13 WIB. Dalam dua hari, Kamis (13.7.2018) pukul 17.00 WIB, video itu sudah ditonton 189 ribu orang, mendapat respon 1.196 orang, 2.576 komentar.
Terpisah Kapolsek Purwadadi AKP Oyonk membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Purwadadi, Polres Subang.
"Iya, perstiwa itu terjadi diwilayah hukum Polsek Purwadadi, tepatnya mini market di Dusun Kerjan, Desa/Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang," kata Oyonk saat dihubingi, Kamis (12/7/2018).
Menurutnya pelaku yang diketahui berinisial An ini telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Bahkan Sat Reskrim dari Polres Subang telah diperbantukan untuk menangkap pelaku.
"Diduga pelaku telah melarikan diri ke luar kota. Saat ini anggota saya lagi mencarinya. Mudah-mudahan hari ini tertangkap,"pungkasnya. (Mar)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait