Mobil Neno Warisman Meledak, Penyebabnya Ini

JABARNEWS | DEPOK - Mobil politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Neno Warisman meledak di kediamannya di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (18/7) pukul 24.00. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting pada bagian aki.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyebab kebakaran itu diketahui setelah tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Publabfor) dan Indonesia Automatic Finger Print Identification (Inafis) Polri melakukan olah TKP.
"Kami cek mobil, hasil identifikasi bengkel kebakaran dipicu oleh aki korsleting, kabel yang positif aki nempel di body (badan) mobil," kata Argo seperti dilansir jpnn.com, Sabtu (21/7).
Argo berkata, menurut keterangan saksi yang merupakan asisten rumah tangga Neno, diketahui bahwa mobil diduga terbakar beberapa saat setelah diparkir di depan rumah.
Asisten rumah tangga Neno itu pun, lanjutnya, keluar rumah dan memadamkan api dengan dibantu oleh warga sekitar.
Argo juga membantah adanya suara ledakan dari luar rumah berdasarkan keterangan tetangga Neno. "Saksi mobil di luar rumah, saat di parkir saksi mendengar percikan dari mobil, terus terbakar dibagian mesin dan ban depan," ucapnya.
Sementara itu, Neno menduga mobilnya terbakar pada pukul 24.00. Sebelumnya, Neno mengaku mobilnya sudah diparkir oleh sopirnya pada pukul 22.00.
"Nah, sekitar jam 12 (malam), tetangga itu melihat mendengar dan mencium. Saksi bilang apinya itu langsung dia lihat apinya sudah besar," ujar Neno.
Neno menceritakan, mobilnya terbakar saat sang sopir sudah pulang. Tetangga yang melihat peristiwa itu kemudian langsung ke satpam perumahan dan mengajaknya untuk membantu memadamkan api. "Terus akhirnya orang rumah saya bangun. Kerja sama lah," jelas dia.
Mobil tersebut, ungkap neno, tidak diparkir di garasi, tapi di jalan perumahannya. Pasalnya, garasi kendaraannya sedang direnovasi.
Saat kejadian, Neno mengaku tengah bersama Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di daerah Matraman, Jakarta Timur.
Kejadian ini, kata Neno, telah dilaporkan warga ke polisi. "Yang lapor malah katanya warga dan katanya sudah ada polisi yang datang," kata Neno. (Anh)
 
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait