bjb
itcbet

Dikritik DPRD, Ini Penjelasan Raja Galuh

JABARNEWS | CIAMIS - Budayawan Ciamis yang dinobatkan sebagai Raja Galuh, Rd. Rasich Hanif Radinal, mengatakan, adanya penobatan Raja Galuh berawal dari desakan seluruh kabuyutan budayawan Kerajaan Galuh yang mengusulkan dibentuk sebuah struktur budaya yang dipimpin seorang raja.

Namun, kata Hanif, meski bernama raja, tetapi bukan seperti raja-raja yang memiliki kekuasan dan tahta. “Raja hanya sebuah istilah saja yang mengambil dari adat budaya. Raja yang dimaksud kami hanyalah seorang pimpinan dari para budayawan yang ingin melestarikan budayanya,” katanya, dikutip HR Online, Senin (30/7/2018).



Terkait dirinya yang terpilih sebagai Raja Galuh, kata Hanif, itupun dari desakan tokoh budaya dari seluruh kabuyutan. Dirinya, tambah dia, awalnya tidak bersedia ditunjuk sebagai Raja Galuh, karena merasa belum layak.

“Meski saya sebagai keturunan Raja Galuh, tapi merasa belum layak. Makanya, saya sempat menolak dan meminta diserahkan kepada keturunan Raja Galuh lainnya yang lebih layak. Tetapi, para budayawan dari mayoritas kabuyutan terus mendesak saya. Ketika desakan itu saya rasakan sebagai amanah, baru saya bersedia,” ujarnya.
Halaman selanjutnya
Tags :

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi