bjb

Mantan Sekpri Walikota Tasik Diperiksa KPK Karena Job Desknya

JABARNEWS | KOTA TASIKMALAYA – Operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 yang menjerat Anggota Komisi XI DPR RI Amin Santono dan pihak Kemenkeu Yaya Purnomo. Berdampak pada kota Tasikmalaya.

Sejumlah pejabat penting dipanggil untuk menjadi saksi kasus tersebut. Para pejabat itu yakni, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Cecep Zainal Kholis, Sekretaris Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Adang Mulyana, Sekretaris Wali Kota Tasikmalaya Galuh Wijaya, dan Ajudan Wali Kota Tasikmalaya Pepi Nurcahyadi.



Salah seorang pejabat yang dipanggil KPK untuk menjadi saksi Galuh wijaya membenarkan bahwa ia dipanggil KPK untuk menjadi saksi. Pemanggilan itu berkaitan dengan kasus OTT pejabat di Kementrian Keuangan Yaya Purnomo.

"Setelah OTT ada penggeledahan entah di rumahnya, mobilnya, atau di kantornya saya kurang tahu. Namun saat itu KPK menemukan beberapa usulan APBN-P 2018 dari beberapa daerah, jadi bukan Tasik saja," ungkap Galuh yang kini menjabat Kasubag Umum di Kota Tasikmalaya, Rabu (8/8/2018).
Halaman selanjutnya
Tags :

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi