bjb
itcbet

Videonya Dipotong Serampangan, Dakwah Ustadz Shomad Dihadang: Batin Saya Terusik

Sebagai pengangguran yang setiap hari berkutat dengan gadget, saya melihat Ustadz Abdul Shomad sebenarnya korban tangan jahil dan keji. Video ceramah beliau sering dipotong secara serampangan oleh pihak-pihak yang sedang berkepentingan melakukan penggiringan opini.

Video-video itu viral gak ketulungan, dikonsumsi sebagai kebenaran, padahal hanya sekedar sempalan satu atau dua menit. Bahkan di antaranya saya menemukan hanya beberapa detik saja potongan video itu sengaja dipotong.



Batin saya mulai terusik melihat beberapa berita penghadangan. Teranyar, Alumni Daarul Hadist Maroko itu terpaksa membatalkan jadwal pengajiannya di beberapa daerah.

Tanpa sadar, kita tengah digiring menuju sebuah situasi filterisasi ulama dan ajaran tanpa alat uji yang sahih. Seolah-olah, kalau keluar dari mulut ulama A itu adalah kebenaran, kalau ceramah itu keluar dari mulut ulama B, maka silakan abaikan, itu sampah bukan ilmu.

Ruang pemikiran sekaligus religiusitas kita akhirnya menjadi kian sempit. Alih-alih menjadikan ajaran sebagai pedoman perilaku, kita malah membatasi sendiri ajaran itu sesuai dengan keinginan hawa nafsu.

Padahal, jauh-jauh hari, seorang 'alim pernah mengatakan

انظر ما قال ولا تنظر من قال

"Lihat, pikirkan apa yang terucap, jangan lihat, jangan pikirkan siapa yang mengucap"

Dalam kesempatan lain, seorang 'alim yang lain pernah mewanti-wanti kita

خذ ما صفى دع ما كذر

"Ambil perkara yang bersih nan suci, tinggalkan perkara yang kotor"

Hemat saya, ilmu tetaplah ilmu dengan segala kesuciannya meskipun keluar dari mulut pendosa sekalipun. Lantas, pantaskah kita memperlakukan sosok yang sanad keilmuannya teruji bagai sebuah ancaman???

Oleh: Farid Farhan

Warung Kadu, 3 September 2018
Halaman sebelumnya
Tags :

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi