bjb

Bawaslu: Pelanggaran Pilkada Serentak 2018 Alami Penurunan

JABARNEWS | MAJALENGKA - ‎Selama tahapan Pilkada Serentak 2018, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mencatat terdapat 549 kasus dugaan pelanggaran, terdiri dari 216 kasus Pilgub Jabar dan 333 kasus Pilbup/Pilwalkot. Dari data tersebut, jumlah pelanggaran tertinggi terdapat di Kabupaten Pangandaran yakni sebanyak 82 kasus, dan jumlah pelanggaran terendah terdapat di Kota Cimahi sebanyak 1 kasus.

Begitu juga berdasarkan jenis dugaan pelanggaran, kasus terbanyak adalah pelanggaran administrasi yakni sejumlah 206 kasus. Dugaan terbanyak berdasarkan tahapan penyelenggaraan pemilihan ialah pada tahapan kampanye sejumlah 364 kasus.



Data tersebut diambil dari hasil rapat koordinasi evaluasi pengawasan dan penanganan pelanggaran serta penyelesaian sengketa di Jawa Barat di Kabupaten/Kota.

Menurut komisioner Bawaslu Bidang Humas dan Hubal, Lolly Suhenty, dibandingkan dengan Pilgub dan Wakil Gubernur tahun 2013, dugaan pelanggaran Pilkada tahun ini mengalami penurunan, dari 596 kasus pada 2013 menjadi 549 kasus pada tahun 2018 ini.
Halaman selanjutnya
Tags :

berita terkait

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi