bjb

Sarpras Berskala Internasional, Bandung Jadi Tuan Rumah LMN

JABARNEWS | BANDUNG - Sebanyak 13 peserta dari berbagai universitas di tanah air, ikuti turnamen sepakbola Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora tingkat nasional di Stadion Arcamanik Bandung. Tidak cuma mahasiswa saja, pada kesempatan yang sama juga 48 peserta ikuti turnamen Liga Muda yang digagas oleh Forum Persatuan Pembinaan Sepak Bola Indonesia (FOPPSI).

Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Alman Hudri menyampaikan kejuaraan Liga Mahasiswa Piala Menpora dan Liga Muda ini sengaja digelar sebagai bentuk tindak lanjut dari kebijakan yang disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo yang meminta segera melakukan percepatan pembinaan sepak bola secara khusus.

"Kami berikan media sarana untuk berkompetisi mulai dari usia 12, 14 dan 21 tahun. Kami gelar untuk memberikan wadah untuk mengukur hasil latihan yang selama ini dilakukan," ujar Alman kepada wartawan usai membuka turnamen di Stadion Arcamanik Bandung, Kamis (13/9/2018).

Alman berharap melalui kejuaraan ini, muncul bibit-bibit pesepakbola yang bisa menjadi andalan Timnas Indonesia kedepannya dalam menghadapi ajang Internasional.

"Kami sudah lihat hasilnya. Seperti di usia 16 sudah berkontribusi memberikan pemain dan terpilih untuk dipersiapkan menghadapi AFC nanti," tuturnya.

Terlepas dari itu, Alman menambahkan alasan pihaknya memilih Kota Bandung menjadi tempat digelarnya Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora tingkat Nasional 2018 yang akan bergulir pada 13-16 September 2018 karena pasca menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 lalu, Bandung memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

"Setelah gelaran PON (Pekan Olahraga Nasional) 2016 sarana dan prasarana di Bandung masih bagus. Lalu Pemprovnya khususnya Dispora nya juga sangat mendukung. Sehingga kami tida kesulitan dalam menjalankan kerjasama dengan Jabar," ujar Alman.

Ketua Koordinator Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora tingkat Nasional 2018, Heri Fitriansyah menambahkan Liga Mahasiswa ini sebenarnya sudah bergulir sejak tingkat regional dari seluruh Indonesia. Totalnya, lanjut dia, ada 16 regional yang meloloskan masing-masing satu timnya ke tingkat nasional.

"Hanya saja dari 16 regional ini, tiga diantaranya memilih mundur karena masalah teknis," bebernya.

Pada tingkat nasional ini, lanjut dia, menggunakan sistem gugur. Hal itu dilakukan mengingat waktu penyelenggaraan yang berlangsung hanya tiga hari.

"Mengingat waktu dan jumlah peserta maka kita tetapkan sistem gugur. Untuk Liga Muda kita selenggarakan di Stadion Siliwangi sedangkan Liga Mahasiswa berlangsung di Stadion Arcamanik,", pungkasnya. (Ely)

Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi