Warga Rancamanyar Berharap Jembatan Gantung Segera Diperbaiki

JABARNEWS | KABUPATEN BANDUNG - Jembatan gantung yang berada di Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, kondisinya memprihatinkan hingga membuat khawatir pejalan kaki.
Sejumlah sambungan lantai besi di jembatan itu rusak dan menganga dikarenakan bautnya copot.
Dikutip detikcom, Minggu (16/9/2018) para pejalan kaki yang melintas di jembatan ini tampak harus berhati-hati. Bila diinjak terdengar suara berdecit dari sambungan alas besi jembatan tersebut. Selain itu bila tidak berhati-hati dikhawatirkan para penjalan kaki terperosok ke dalam lubang yang menganga tersebut.
Selain digunakan sebagai akses pejalan kaki, jembatan ini juga kerap digunakan sebagai jalan alternatif bagi para pengguna sepeda motor yang hendak berpergian menuju Cibaduyut Kota Bandung.
Agung (35) yang kerap melintas di jembatan itu mengatakan bahwa jembatan itu sudah lama rusaknya.
"Sudah lama rusaknya, lebih dari satu tahun, " kata Agung saat dijumpai di jembatan tersebut.
Warga sekitar Rohiman menuturkan kerusakan jembatan itu terjadi sejak banyak dilintasi oleh kendaraan bermotor. Menurutnya saat sepeda motor yang melintas berpapasan di jembatan itu, jembatan tersebut bergoyang.
"Rawan putus, pada waktu jam masuk dan keluar kerja banyak sepeda motor yang melintas di jembatan itu. Jumlahnya ratusan setiap harinya, bahkan lebih," ungkap dia.
Ia berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jembatan tersebut, karena dikhawatirkan memakan korban.
"Kalau pas musim banjir kan Jalan Dayeuhkolot dan Baleendah terendam banjir, biasanya warga Banjaran yang mau ke Kota Bandung menggunakan jembatan ini sebagai jalur alternatif. Semoga segera diperbaiki," ujar Rohiman. (Vie)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait