bjb

Beredar Viral Video Bubuk Kopi Kemasan Mudah Terbakar, Begini Penjelasan BPOM

JABARNEWS | BANDUNG - Warganet baru-baru ini dibuat heboh dengan beredarnya video bubuk kopi instan kemasan yang mudah terbakar.

Video yang menampilkan sejumlah orang mempraktikan adegan bagaimana kopi bubuk tersebut menyala saat dibakar beredar viral di media sosial. Video tersebut viral sejak hari Jum'at (28/09/2018) malam lalu.

Rekaman video-video tersebut memperlihatkan satu orang yang menaburkan bubuk kopi dari kemasan sachet ke nyala api dari korek yang dipegang oleh rekannya. Api terlihat membesar dan menyambar bubuk kopi.

Untuk lebih meyakinkan, mereka kemudian menaburkan bubuk kopi hitam dari merek kopi lain yang ternyata tidak menyambar api di ujung korek.

Setelah itu mereka kembali mengambil bubuk kopi berlogo Luwak dan menaburkannya ke atas api yang menyala di ujung korek.

Sontak, api langsung menyambar bubuk kopi luwak putih itu.

Tak berapa lama setelah beredarnya video-video yang memperlihatkan orang-orang membakar bubuk kopi berlogo luwak, beredar pula sejumlah postingan dan video yang memberikan penjelasan kenapa kopi tersebut mudah terbakar.

Tentu saja viralnya video itu membuat warganet panik, dan takut akan bahaya kopi bubuk kemasan tersebut.

Lalu apakah bubuk minuman kopi kemasan tersebut benar berbahaya?

Berikut penjelasan dari Badan Pom terkait isu produk pangan yang mudah menyala jika terbakar, di laman resmi BPOM 3 Maret 2016.

Sehubungan dengan pemberitaan di berbagai media sosial mengenai produk pangan yang dapat menyala jika dibakar, Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

1. Bahwa produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon) serta mengandung lemak/minyak dengan kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori, seperti kerupuk, krekers, dan makanan ringan lainnya pasti akan terbakar/menyala jika disulut dengan api.

2. Bahwa produk pangan yang terbakar/menyala tersebut tidak dapat membuktikan adanya kandungan plastik dan/atau lilin di dalam produk pangan.

3. Bahwa untuk membuktikan adanya kandungan plastik dan/atau lilin diperlukan pengujian lebih lanjut di laboratorium.

4. Bahwa Badan POM telah melakukan evaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan sebelum pangan tersebut diedarkan dengan nomor izin edar Badan POM (MD atau ML).

5. Sebagai perlindungan terhadap masyarakat, Badan POM terus melakukan pengawasan terhadap kemungkinan beredarnya produk yang tidak memenuhi syarat.

Ramai disebutkan jika produk kopi tersebut memiliki merk dagang Luwak White Coffee. Mengutip dari Badan POM RI, bahwa produk Luwak White Coffee telah mendapatkan surat persetujuan pendaftaran dari Badan POM RI.

Produk Luwak White Coffee juga telah mendapatkan Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah yang berlaku hingga tanggal 16 Oktober 2014.

Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi