bjb

Teguran Keras Tidak Masalah, Tapi Sanksi EZechiel, Ardi Akui Kecewa

JABARNEWS | BANDUNG - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tidak cuma menjatuhkan sanksi terhadap klub Persib Bandung saja. Tapi setidaknya ada empat pemain Persib yang mendapatkan sanksi dari komdis. Salah satunya adalah wing bek Persib, Ardi Idrus.
Komdis menjatuhkan sanksi berupa teguran keras kepada pemain bernomor punggung 3 itu karena dinilai telah terlibat keributan dengan pemain lawan pada laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta, 23 September. Jika dibandingkan dengan tiga pemain lainnya sanksi yang didapatkan Ardi memang tidak seberat yang dijatuhkan komdis terhadap Bojan Malisic, Jonathan Bauman ataupun EZechiel N'Douassel.
Komdis menjatuhkan sanksi kepada Bojan Malisic berupa larangan bermain sebanyak empat pertandingan dengan pelanggaran menendang pemain lawan. Untuk Bauman, komdis menjatuhkan sanksi larangan sebanyak dua pertandingan karena telah menyikut pemain lawan. Sanksi berat dijatuhkan komdis kepada Ezechiel dengan larangan lima pertandingan dengan pelanggaran menyikut dan dengan sengaja mendorong kepala pemain lawan dipertandingan yang sama.
Ardi mengaku dia tidak masalah dengan sanksi komdis terhadapnya. Tapi Ardi mengaku kecewa untuk sanksi terhadap ketiga rekannya.
"Saya dihukum gak boleh main berapa kali pun tidak masalah. Karena masih ada pemain lain di posisi saya. Tapi kalau Eze tidak ada pemain lagi. Abis pemain kita," ujar Ardi kepada wartawan, Selasa (2/10/2018).
Selain mengusir laga kandang Persib di pulau Jawa, komdis juga menjatuhkan sanksi pertandingan Persib tanpa ditonton Bobotoh. Tentunya itu hal yang tidak biasa, mengingat setiap pertandingan kandang ataupun tandang Persib tak pernah surut dari dukungan bobotoh.
Ardi pun mengaku tak mempermasalahkan hal itu. Termasuk jika Persib harus bermain di Kalimantan dilaga kandang. Ardi mengaku dirinya hanya kecewa dengan sanksi yang dijatuhkan komdis terhadap Ezechiel.
"Saya tidak masalah, termasuk di Kalimantan sekalipun. Saya hanya kecewa dengan sanksi Ezechiel. Apalagi sanksinya larangan lima pertandingan," tegasnya. (Ely)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait