bjb

Bandung Heritage, Komunitas Asyik Yang Juga Serius

JABARNEWS | BANDUNG - Kota Bandung memang benar-benar kaya. Bukan sekadar surganya para pecinta kuliner, namun di Ibukota Provinsi Jawa Barat ini merupakan gudangnya para komunitas. Mulai dari hewan, makanan, olahraga, sampai yang satu ini, komunitas heritage.
Ya, komunitas ini concern berjuang untuk melestarikan cagar budaya, khususnya di Kota Bandung. Meskipun, para anggotanya datang dan pergi, namun tidak mengurangi ghirah perjuangan untuk melestarikan bangunan-bangunan heritage.
"Bandung Heritage atau Paguyuban Pelestarian Budaya Bandung ini berdiri sejak 1987. Kami sering bekerja sama dengan Pemkot Bandung. Namun, tidak jarang kami turun ke jalan untuk menggelar demo untuk menyuarakan aspirasi kami," kata Ketua Bandung Heritage Aji Bimarsono, beberapa waktu lalu.
Komunitas Bandung Heritage juga mendorong lahirnya Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Bangunan dan Kawasan Cagar Budaya Kota Bandung dan Peraturan Walikota Nomor 921 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya Kota Bandung.
"Saat ini, peraturan-peraturan tersebut tengah direvisi dan kami konsisten menyumbangkan pemikiran kami untuk revisi peraturan tersebut," kata Aji.
Selain mendorong terbitnya peraturan daerah, komunitas ini terus mendata objek-objek yang diduga merupakan cagar budaya. Menurut Aji, data yang terkumpul sampai saat ini mencapai 1.757 objek.
Selanjutnya dari data tersebut akan didaftarkan untuk diverifikasi Tim Ahli Cagar Budaya di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung.
Aji mengajak berbagai komunitas di Kota Bandung bahu membahu melestarikan warisan budaya baik itu cagar budaya maupun nilai budaya. Pada acara Kampanye Pelestarian Cagar Budaya tersebut, sejumlah komunitas seperti komunitas fotografer amatir, komunitas film, komunitas penulis, dan lain-lain berkumpul dan berdiskusi tentang pelestarian warisan budaya di Bandung dan sekitarnya.
Ia berharap, masyarakat dapat lebih peduli terhadap pelestarian kawasan dan bangunan cagar budaya di kotanya. "Manfaat pelestarian ini bukan hanya bagi kepentingan pemerintah tapi juga untuk kepentingan ilmu pengetahuan, dan untuk generasi penerus masa depan," pungkas Aji Bimarsono. (Tri)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
 
Tags :
properti

berita terkait