bjb

Ini Kata Sekda Jabar Terkait Penangkapan Bupati Bekasi dan Soal Meikarta

JABARNEWS | BANDUNG - Sekretaris Derah Jawa Barat Iwa Karniwa mengaku prihatin atas tertangkapnya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dalam kasus dugaan suap Maikarta oleh KPK.
"Turut prihatin yah atas musibah cobaan kabupaten Bekasi, mohon diberikan kekuatan bupati dalam diberikan cobaan tersebut dan sekaligus ini merupakan peringatan buat saya dan buat kita semua sebagai ASN untuk tetap bekerja dengan baik," kata Iwa ditemui di Gasibu Bandung. Selasa (16/10/2018).
Dirinya mengimbau kepada seluruh ASN di Kabupaten Bekasj agar tetap tenang, dam pelayanan masyarakat di kelurahan, desa, kabupaten, kota tetap, dan juga di dukcapil berjalan dengan baik tanpa ada kekurangan.
"ini merupakan peringatan buat saya dan buat kita semua sebagai ASN untuk tetap bekerja dengan baik, bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku, karena diantara kit harus saling mengingatkan," ujar Iwa.
Sehingga pada prinsipnya menurut Iwa dirinya menyerahkan kasus ini sesuai mekanisme ketentuan yang berlaku yang merupakan bagian ranah dari aparat penegak hukum, khususnya KPK. Terkait penunjukan PLH bupati Bekasi nantinya Iwa mengaku masih akan mengumpulkan informasi terlebih dahulu.
"Nanti kita akan mendapatkan informasi yang sudah jelas, setelah mendapatkan informasi yang sudah jelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku undang-undang 23 2014 sudah ada mekanismenya, jelas kalau aturan sudah ada hanya mengenai teknis implementasinya pada kementrian dalam negeri," paparnya.
Selanjutnya Iwa juga meminta biro pemerintahan untuk segera berkonsultasi untuk menghadapi hal-hal seperti ini dan bagaimana langkah-langkah kedepan untuk supaya di Jawa Barat ini kejadian seperti ini cukup hanya sampai di Kabupaten Bekasi saja sehingga tidak terulang di Kabupaten kota lainnya.
Terkait proyek Meikarta sendiri dirinya masih akan melihat perkembangannya seperti apa, Iwa mengaku belum tahu persis teknisnya seperti apa sehingga masih harus memantau perkembangan dari proyek Meikarta saat ini. Adapun apakah pemerintah provinsi mendukung atau tidak proyek Mega besar itu Iwa mengembalikannya kepada ketentuan yang berlaku.
"Yah sepanjang kita sesuai dengan ketentuan yang berlaku ya saya kira, yah kita aturan kan yang menjadi pegangan kita," pungkasnya. (Mil)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait