bjb

'Diinterogasi' 4 Jam, Persib Berharap Komding Segera Ambil Putusan

JABARNEWS | BANDUNG - Persib Bandung penuhi undangan Komite Banding (PSSI) untuk memberikan keterangan terkait surat banding atau keberatan yang dilayangkan Persib atas sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin (komdis) PSSI, awal Oktober lalu.
Komisari PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono menyampaikan sesuai dengan undangan komding, Persib datang membawa dua pemain asingnya, Ezechiel N'Douassel dan Bojan Malisic serta Fernando Soler.
Selain itu, pihaknya juga membawa panpel Persib, sedangkan dari manajemen diwakili dirinya sendiri, Direktur Utama PT PBB Glen Sugita, dan Direktur PT PBB Teddy Tjahjono.
Ia menjelaskan, di hadapan anggota komding yang terdiri dari tiga orang satu per satu mereka memberikan keterangannya. Disebutkan Kuswara hal itu berlangsung selama hampir empat jam.
"Di dalam kurang lebih hampir empat jam. Tapi bergantian satu per satu. Pertama Ezechiel, Bojan, Soler, Panpel, dan terakhir manajemen mewakili tim termasuk kaitan juga dengan suporter kita juga yang menyatakan banding," jelas Kuswara saat dihubungi, Senin (22/10/2018).
Selain menjelaskan atau memberikan keterangan, Kuswara menyebutkan jika pada kesempatan itu pihaknya juga menyampaikan dokumen-dokumen relevan dan kompeten yang sudah disampaikan ke komding melalui memori banding.
"Poin yang kita sampaikan adalah bahwa kita keberatan terhadap adanya keputusan Komdis PSSI. Untuk detik keberatannya sudah kita sampaikan di memori banding. Selain itu, kita juga menjelaskan secara detail termasuk tambahan-tambahan poin dari surat banding yang kita ajukan," ungkapnya.
Kuswara pun berharap agar Komding segera mengambil keputusan. Mengingat kompetisi terus berjalan dan pertandingan Persib melawan PSM Makassar akan berlangsung Rabu (24/10/2018).
"Saya harap komding segera mengambil keputusannya karena keputusan itu akan berkaitan dengan segala hal kejelasan. Sekarang kita menunggu dan berharap komite banding mempertimbangkan apa yang disampaikan pihak kita," pungkasnya. (Ely)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait