bjb

Dikalahkan Persib, Simon Kecewa Hasil Tak Sesuai Harapan

JABARNEWS | BANDUNG - Gagal mempertahankan rekor bagus di kandang, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengaku kecewa dengan hasil yang diraih pasukannya. Bhayangkara FC (BFC) baru saja mengalami kekalahan setelah ditundukkan Persib Bandung dengan skor 1-2.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)Jakarta, Sabtu (3/11/2018) sore, BFC kebobolan di menit-menit awal pertandingan. Mereka pun kembali kebobolan untuk kedua kalinya di menit 17.
Simon mengatakan di babak pertama timnya bermain tidak bagus, apalagi di lini pertahanan mereka. Disebutkan Simon menyebutkan sebenarnya dia sudah menganalisis cara Persib bermain dan BFC pun sudah berlatih untuk mengantisipasinya.
"Tapi dengan itu, pertahanan kita kebobolan dengan mudah, bisa dilihat sendiri, itu cukup kecewa karena gol- gol seperti itu,' sebut Simon usai pertandingan.
Memasuki babak kedua, lanjut Simon, pasukannya bermain jauh lebih bagus dibanding babak pertama. Hingga seorang pemain Persib terkena kartu merah (Oh In-Kyun) dan pasukannya berhasil main bagus dengan menguasai dan mendominasi pertandingan.
"Saya tak mengerti, mengapa kita sangat sulit meraih satu poin. Padahal ada banyak peluang emas dan beberapa clearence juga di gawang, kemungkinan hand ball juga ada," katanya.
Kekalahan BFC itu menjadi kekalahan perdana kandang mereka di Liga 1. Menurut mantan pelatih Pelita Bandung raya (PBR) ini, dirinya tidak tak.peduli dengan rekor soalnya cepat atau lambat rekor itu akan terpatahkan juga.
Hanya yang membuatnya kecewa adalah dia sudah mempersiapkan pasukannya untuk pertandingan itu dengan baik hanya hasil berkata lain.
"Saya kecewa karena kita sudah persiapkan untuk pertandingan ini dengan baik. Tapi ya kita bermain kurang bagus dan hasilnya mengecewakan," tegasnya.
Kekalahan itu memperkecil peluang BFC untuk mengejar gelar juara. Mengenai hal ifu Simon pun enggan menjawab pertanyaan itu karena khawatir jawabannya akan di pelintir.
"Kadang kami tak berpikiran terlalu jauh, tapi dari media terlalu jauh. Misalkan soal perebutan juara ini," pungkasnya. (Ely)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait