bjb

Foto Begal Pura-pura Jadi Pocong, Resahkan Warga Sukasari

JABARNEWS | PURWAKARTA - Sebanyak dua foto yang disebarkan akun facebook milik Irfan Bombers beredar di media sosial Facebook, dengan caption "Hati-hati anu orang Sukasari". Hal itu membuat resah masyarakat di Kecamatan tersebut.
Pasalnya dua foto yang menampakkan seseorang terbungkus kain putih tergeletak di tengah jalan layaknya orang meninggal telah dikafani. Namun ternyata seseorang yang terbungkus kain putih itu diduga menyamar sebagai pocong untuk melancarkan aksi jahatnya.
Dalam komentarnya, pemilik akun Irfan Bombers membenarkan ada begal berpura-pura menjadi pocong di jalan Purwakarta menuju Kecamatan Sukasari.
Sementara itu warga Desa Ciririp Kecamatan Sukasari, Cececp mengaku sering pulang malam melintas di daerah tersebut, namun tak pernah mengalami atau mendengar kejadian tersebut.
"Saya sering pulang larut malam ke Ciririp, Kecamatan Sukasari ataupun dari Ciririp menuju Purwakarta, tapi tidak pernah mendengar apalagi mengangalami kejadian tersebut," kata Cecep, Selasa (6/11/2018).
Cecep menambahkan, jika itu benar maka bisa membuat sebagian masyarakat Sukasari resah.
"Ya saya minta pihak kepolisian mengusut hal ini, apakah ini benar atau tidak," kata Cecep.
Lain lagi dengan warga Sukasari, enggan disebutb nama. Ia mengaku pernah melihat dua foto tersebut di unggah di akun facebook milik Irfan Bombers belum lama ini.
"Ya jelas kang, kalau itu bener pasti kami masyarakat Sukasari resah dengan kabar begal itu. Tetapi kalau itu bohong ya tolong penyebar berita begal pura-pura jadi pocong itu segera di tindak tegas agar kejadian itu tidak terulang," ujarnya.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Sukasari, Polres Purwakarta, AKP Asep Sukarna, mengatakan, di Kecamatan sukasari belum ada kejadian begal, apabila ada yang merasa di begal silahkan melaporkan ke kantor polisi.
"Begal pura-pura jadi pocong? Tidak ada. Ya kalau ada nggak usah ditangkap, dikubur aja," kata Asep, saat dihubungi melalui selulernya.
Asep menambahkan, kalau ada masyarakat yang sudah menjadi korban begal itu, tolong segera lapor ke Polsek Sukasari ataupun ke Polres Purwakarta.
"Jika ada maka akan kami tindak. Tapi saya belum mendengar aduan atau informasi dari masyarakat Kecamatan Sukasari terkait indikasi begal yang pura-pura jadi pocong. Padahal setiap malam anggota Polsek Sukasari selalu melakukan patroli malam hari," kata Asep. (Gin)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait