bjb

Bangun Jembatan Bailey Butuh Waktu, Emil Minta Warga Sabar

JABARNEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta warga yang terdampak dari putusnya jembatan Pasanggrahan penghubung Tasikmalaya dan Garut agar bersabar, pasalnya perbaikkan jembatan yang memiliki panjang lebih dari 100 meter itu memakan waktu sekitar empat hari.
"Karena panjang sekali, jadi tetap harus ada dudukan yang ada di sungainya, kalau pendekkan bisa langsung. Intinya mah pertolongan sudah diproses mohon bersabar kita sedang bekerja mencari solusi tercepat," kata Gubernur ditemui di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Bandung, Jumat (9/11/2018).
Selain itu menurut emil sapaan akrabnya, respon pemerintah Jawa Barat terhadap bencana sifatnya emergency cukup tanggap.
"Kita sudah sangat cepat tanggap. Subuhnya kejadian siangnya sudah saya perintahkan jembatan bailey kan begitu ya, ini butuh proses ya, mudah-mudahan dua tiga empat hari selesai," tutur Emil.
Dengan respon tersebut dirinya berharap tidak akan menghambat kegiatan ekonomi.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyediakan layanan empat unit bus perintis, untuk melayani masyarakat Cipatujah, Tasikmalaya yang akan menuju Garut dan sebaliknya.
"Empat bus yang disiapkan dengan klasifikasi bus sedang bisa mengangkut warga untuk rute Sindang Barang-Cipatujang dan Cipatujah-Sindangbarang, itu kita alihkan dari Pameungpeuk menuju Cikajang, Cikajang nanti Garut, Garut menuju Singaparna, Singaparna menuju Cipatujah, nanti kembali langsung ke Pangandaran," kata kadishub Dedi Taufik.
Taufik memaparkan karena ruas jalan antara Cipatujah-Pamengpeuk terpuruk, sehingga dilakukan perubahan rute yang diarahkan ke barat Cipatujah masuk ke Tasik kota, Tasik kota ke Garut, Garut ke Cikajang, Cikajang ke Pameungpeuk, Pameungpeuk ke Sindang barat sehingga memutar jalan sekitar 75 km. (Mil)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait