FAJI Subang, Sungai Cipunagara Layak Untuk Venue Arung Jeram

JABARNEWS | SUBANG - Sungai Cipunagara terpanjang di Subang ini mempunyai tingkat kesulitan III hingga IV. Rutenya dipenuhi dengan belokan tajam dan arus deras, pas untuk memacu adrenalin.
Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Subang, memilih Sungai Cipunagara untuk vanue arung jeram yang berlokasi di Kampung Dukuh Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang.
Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia Kabupaten Subang, Noviyanti Maulani beralasan dipilihnya sungai itu, olah raga air ini (arung jeram) menjadi salah satu cabang olahraga yang akan didorong menjadi tuan rumah di Kabupaten Subang di Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun 2022 mendatang. Sungai Cipunagara mempunyai tingkat kesulitan III hingga IV.
Makanta, kata Noviyanti, pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan sesi pelatihan dan sirkuit 1 yang akan diikuti lebih dari 20 atlet lokal arum jeram kebanggaan Subang pada akhir Januari 2019.
"Saat ini kita fokus melakukan koordinasi dengan pemerintah dan warga masyarakat setempat, agar turut mendukung pelaksanaan latihan arung jeram tersebut dan menyambut Porda Jabar 2022. Berdasarkan instruksi Ketua FAJI Jabar M Saiful Bima, pelaksanaan dilakukan akhir Januari 2019," ujar Novianti, Rabu (21/11/2018)
Kata Noviyanti, pemusatan latihan arung jeram ini tentunya bertujuan menjaring atlet-atlet baru potensial di seluruh desa di Kabupaten Subang, untuk disiapkan pada Porda Jabar 2022.
"Kita akan berjuang melahirkan atlet-atlet berbakat arung jeram di Subang dengan memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam yang dimiliki Kabupaten Subang," katanya.
Dia mengaku telah menjajaki kerjasama dengan Badan Konservasi Internasional dan pemerhati lingkungan yang berada di Indonesia untuk sekaligus mengedukasi masyarakat setempat untuk menjaga kelestarian sungai.
"Dengan dijadikannya lokasi vanue arung jeram tersebut masyarakat juga diharapkan lebih peduli dalam melindungi dan memelihara keaslian di sekitar alur Sungai Cipunagara yang dijadikan lokasi kejuaraan nantinya," ucap perempuan yang kerap disapa Indung Bidak ini.
Novianti berharap keberadaan vanue arung jeram di Kecamatan Cibogo ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, bisa menjadi Wisata Olahraga Air yang digemari banyak orang.
Sekain itu, dapat mendongkrak dan mengeliatkan perekonomian warga sekitar venue, mulai dari tumbuhnya para pelaku UKM, Home stay, dan yang lainnya.
"Vanue arung jeram tersebut juga untuk merangsang wisatawan lokal maupun asing datang ke Sungai Cipunagara Kecamatan Cibogo," pungkasnya. (Mar)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait