bjb
itcbet

Pembangunan Tol Cisumdawu Mandek, Pemkab Sumedang Bentuk Tim Terpadu

Dikatakannya, kehadiran Tol Cisumdawu, merupakan kebutuhan bersama yang harus mendapat dukungan dari semua pihak.

"Masalah-masalahnya seperti lahan yang sudah dibayar pun masih ditempati, ada lahan wakaf menjadi bangunan sekolah dan sarana ibadah termasuk aset pemerintahan desa. Kita fokus di empat desa (Ciherang/Kec. Sumedang Selatan), Desa/Kecamatan Pamulihan, Mekarjaya (Sumedang Utara), dan Margaluyu (Kec.Tanjungsari). Di sana, ada 84 berkas yang harus segera diselesaikan," tuturnya.



Ia mengatakan, dari 84 berkas tersebut nilainya Rp 33 miliar dan uang sudah dititip ke pengadilan (konsinyasi).

"Sebanyak 45 pemilik masih menolak ketetapan harga di Ciherang yang awalnya ada 68 orang dan 23 sudah menerima penawaran pada saat persidangan. Sementara, di Desa Margaluyu ada 3 pemilik, Desa Mekarjaya 11, dan Pamulihan 2 orang," ujarnya.

Kasatker Tol Cisumdawu, Wida Nurfaida, mengatakan, SK Tim Terpadu melalui bupati, dikeluarkan pada 6 November 2018.

"Sejak ada tim terpadu, sudah banyak kemajuannya dan terlihat teman-teman dari BPN dan pengadilan pun bekerja dengan baik. Tim terpadu, fungsinya koordinasi dan survei meberikan tanda terkait di mana saja lahan yang bermasalah," ujarnya. (Des)

Jabarnews | Berita Jawa Barat
Halaman sebelumnya
Tags :

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi